Tampilkan postingan dengan label karaoke. Tampilkan semua postingan



Album
Karaoke Sedingin Salju dan Duka

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Blackboard / PT SSS

Tahun
1997



Daftar lagu

Side A
Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama
Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
Lukaku, cipt. Rhoma Irama
Duka, cipt. Evie Tamala
Rembulan Malam, cipt. Aziz Thalib
Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama
Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala
Sebuah Janji , cipt. Imam S Arifin / Evie Tamala
Teman Biasa, cipt. Rhoma Irama

Side B
Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala
Dia Adalah Dia, cipt. Alik Ababiel
Surat Cerai, cipt. Rhoma Irama
Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala
Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
Kelam, cipt. Ukat S
Kata Hati, cipt. Evie Tamala
Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala
Kejam, cipt. Rhoma Irama


Sukses album Duka dan Lukaku, di susul pula dengan dikeluarkannya album karaoke Evie Tamala. Album karaoke ini adalah album karaoke Evie Tamala kedua, setelah dulu MSC pernah mengeluarkan album karaoke saat lagu Rembulan Malam meledak di pasaran. Album karaoke kedua ini berisi lagu-lagu dari album Duka dan Lukaku dan album Selamat Malam.



Syair Lagu


Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama

Pandangan matamu tiada mesra lagi. Belaian tanganmu tiada lembut lagi. Kehangatan cinta darimu oh sayang tak lagi kurasa.
Mengapa sikapmu tak seperti dulu. Dinginnya sikapmu oh sedingin salju.
* Apakah ada salahku yang menyakiti hatimu.
Ataukah kau telah jemu dengan kasih dan sayangku. Kalau demikian baik kau lepaskan, akupun tak mau kalau kau paksakan.
Pandangan matamu tiada mesra lagi, belaian tanganmu tiada lembut lagi. Tanpa sepatahpun kata kau ucapkan sebagai alas an. Membuat diriku tak pecaya lagi kepada semua rayu laki-laki.



Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



Lukaku, cipt. Rhoma Irama

Belum kering lukanya hatiku, luka bekas kau sakiti dulu. Tapi kini engkau kembali memohon, megharapkan cintaku.
Sebelum kau kembali padaku, baik puaskan dulu hatimu dari cinta ke lain cinta. Turutkan, puaskanlah hatimu. Nanti baru kau datang padaku…
* Kini carilah olehmu kasih pengganti dirku.
Lalu bandingkan olehmu, cintanya dengan cintaku. Setelah itu kau baru tahu betapa besar cintaku padamu.



Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.



Rembulan Malam, cipt. Aziz Thalib

Dirimu bagaikan rembulan di malam yang sepi, purnama bersinar menerangi hati. Aku damba engaku bersemayam di hati, walau dalam mimpi. Tetapi mungkinkah rembulan malam berpijak di bumi berdebu.
*Sungguh diriku tak kuasa menahan gejolak dihatiku, yang semakin lama semakin menjadi .
Begitu ingin kusampaikan rasa cinta ini yang mendalam, tetapi tak mampu bibirku berkata.
Mengharap kasih yang tak sampai



Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama

Berkerut keningku melihat tanda merah nampak di lehermu nyata bekas kecupan. Kecupan mesra entah dari siapa.
Tanda merah itu oh membakar hatiku, bekas bibir itu membuat ku bertanya apakah engkau menghianati cinta.
* Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.
Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.


Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

( Kalau memang ini keputusan Tuhan aku rela menerimanya. Betapapun harus kurasakan sakit dan pedihnya. Kasih, aku takkan menangis, walaupun harus berakhir dengan perpisahan )
Rasa tak percaya aku mendengarnya, dia putuskan cinta dengan tiba-tiba. Mengapa dia tambah pula dengan menuduhku, khianati cinta dengan perbuatan nista. Rasa tak percaya aku mendengarnya.
*Masih terasa sakit atas putusannya, bertambah pedih dengan semua tuduhannya.
Umpama luka telah tergores di tubuh, disiram pula dengan asam cuka.
Sungguh derita diatas derita, sungguh luka diatas luka.



Sebuah Janji , cipt. Imam S Arifin / Evie Tamala

Harus kemana lagi, kini aku mencari. Dirimu yang tlah pergi, hilang tiada berita sampai kini.
Kini tiada lagi keceriaan hati. Sunyi sepi sendiri, tanpa dirimu lagi oh kekasih.
* Tiada kau rasakan semua kerinduan, lama ku tenggelam dalam penantian.
Tidak kah kau tahu derita hatiku. Disetiap waktu kusebut namamu.
Kutanamkan janji dalam hati ini, kau tetap kunanti sampai kau kembali.


Teman Biasa, cipt. Rhoma Irama

Keramahanku kepadamu, kebaikanku kepadamu bukan berarti bahwa aku cinta kepadamu, bukan berarati bahwa aku ini kekasihmu.Tapi sikapmu kepadaku seakan aku kekasihmu.
* Sejak aku kenal padamu kau kuanggap teman yang biasa.
Sungguh aku tiada menduga kala engkau menyatakan cinta. Rupanya aku membuat engkau jatuh cinta…
Janganlah lagi kau nyatakan rasa cintamu kepadaku, karena sesungguhnya aku tak menyintaimu. Tak mungkin kupaksakan untuk menyintai kamu.
Mulai sekarang kau anggaplah diriku ini teman saja.



Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Pertemuan, perpisahan slalu datang dan bergantian. Rasa cinta yang membara tiba-tiba pupus musnah. Tangis dan tawa hiasi hidup manusia. Tangis dan tawa menyertai langkah kita.Pertemuan ……
* Bagaimanapun pedih rasa di jiwaj janganlah sampai tertetes air mata.
Walaupun berat beban menghimpit jiwa canda dan tawa tampak dipandang mata.
Walau dalamnya luka dan duka, slalu tampak riang dan gembira.



Dia Adalah Dia, cipt. Alik Ababiel

Bunga-bunga tak lagi berseri, kumbang-kumbang tak menari lagi. Burung-burung tak berkicau lagi, seakan-akan turut bersedih.
Sejak kepergian dia, sejak kehilangan dia semua duka karena dia.
*Hari-hari indah tak lagi ceria, muram berduka dalam bayangan.
Nurani sepi penuh kehampaan, baru terasa dia tiada.
Rasa tak berharga rasa tak berarti, bila tanpa dia.


Surat Cerai, cipt. Rhoma Irama

Sejak pertengkaran minggu lalu kau tak pernah pulang ke rumah. Tak kusangka kau semarah itu, hingga kau pergi tak kembali.Tak kusangka.
* Sampai di suatu hari kuterima sepucuk surat darimu.
Dengan berdebaran hati kubuka sampul surat kemudian kubaca.
Betapa hancur luluh hatiku setelah aku baca suaratmu.
Rupanya pertengkaran yang lalum embuat perpisahan kita. Surat cerai yang kau kirim itu kuterima tanpa berdaya. Tak berdaya.


Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



Kelam, cipt. Ukat S

Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
Mungkin sudah suratan hidupku, sudah suratan nasibku tanpa cinta dan kasih. Langkah apa yang harus kutempuh dalam menyusuri hidupku. Kadang aku bertanya, aku lahir kedunia hanya untuk menanggung derita.
Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
* Sepi, hari-hari kian sepi tiada yang menemani di saat aku begini.
Tuhan, berikanlah rahmatmu di dalam hidup ini.


Kata Hati, cipt. Evie Tamala

Bukan karena wajah ku menyintaimu, bukan karena harta ku menyayangimu. Karna ketulusanmu yang menyentuh hati, karna kelembutanmu serta kasih sayangmu. Yang membuat ku terharu, sikapmu yang selalu mengerti.
*Gairah hidupku sejak kehadiranmu, tiada lagi malam sepi bisu.
Tak akan tergoyah cintaku kepadamu walaupun musim selalu berganti
Apapun terjadi ku kan di sisimu, apapun terjadi ku kan mendampingimu


Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala

La..la..la..li..la..( 4x )
Teramat indah saat pertama, sebelum takdir memisah kita. Tiada terduga kini berjumpa, setelah lama masa berpisah. Gelora gelora cinta, gelora geloranya asmara. Gelora gelora cinta, kini kembali membara.
*Masa lalu, masa-masa lalu biarkan berlalu.
Mari kita menyatukan hati dengan langkah pasti.
Biarkanlah masa-masa silam, jadikanlah sebagai kenangan.



Kejam, cipt. Rhoma Irama

Sungguh kau suami yang kejam, yang tiada berperasaan. Bila engkau marah aku yang jadi sasaran. Aku kau perlakukan bagai seekor hewan.
Lepaskanlah aku lepaskan, aku tak tahan ku tak tahan.
* Sesuka hatimu engkau menjatuhkan tangan. Jerit tangisku tiada engkau hiraukan.
Kau tahu aku hanya seorang perempuan, cuma menangis takkan bisa melawan. Kejam ho…kejam.
Bila aku salah berkata maka tanganmu yang bicara. Rupanya kau pikir tanpamu aku tak makan, hingga aku kau perlakukan aku seperti hewan.
Lepaskanlah aku lepaskan, aku tak tahan ku tak tahan.


Read More »



Album
16 Super Hits Karaoke Evie Tamala

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
MSC Records

Tahun
1994



Daftar lagu

Side A
Rembulan Malam, cipt. Aziz Thalib
Rambut, cipt. Eddy Lestaluhu
Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala
Kang Mas, cipt. Eddy Lestaluhu
Kangen, cipt. Manthou’s
Cinta Ketok Magic, cipt. Nano S
Dokter Cinta, cipt. Muchtar B
Aduh Sayang, cipt. Muchtar B


Side B
Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala
Nelongso, cipt. Mas Cm
Jangan Dilawan, cipt.
Bego-Begoan, cipt. Muchtar B
Hari-Hari Cinta, cipt. Muchtar B
Kumis, cipt. Eddy Lestaluhu
Panas Dingin, cipt. Wiwien Ngesti
Racun Cinta, cipt. Muchtar B




Sukses lagu Rembulan Malam, mendorong pihak MSC Records untuk mengeluarkan album karaoke Evie Tamala. Album ini berisikan lagu-lagu yang hits dari album-album sebelumnya. Meski tak pernah berkaraoke, namun saya tetap mengoleksi kaset ini karena didalamnya ada beberapa lagu dimana lagu tersebut kondisi di album aslinya sudah agak rusak ( pita kaset kusut ) seperti Bego-Begoan, Racun Cinta, dan Kumis.




Syair Lagu

Rembulan Malam, cipt. Aziz Thalib

Dirimu bagaikan rembulan di malam yang sepi, purnama bersinar menerangi hati. Aku damba engaku bersemayam di hati, walau dalam mimpi. Tetapi mungkinkah rembulan malam berpijak di bumi berdebu.
*Sungguh diriku tak kuasa menahan gejolak dihatiku, yang semakin lama semakin menjadi .
Begitu ingin kusampaikan rasa cinta ini yang mendalam, tetapi tak mampu bibirku berkata.
Mengharap kasih yang tak sampai



Rambut, cipt. Eddy Lestaluhu

Rambut, rambut siapa ini kasih, bikin tak enak hati. Di kemeja putih ini kutemukan. Aduh aduh aduh sakitnya. Semalam engkau kemana, semalam makan dimana, semalam duduk dimana?
( Mana mana mana ) Siapa sama siapa? ( Bukan siapa siapa ). Aku..aku..aku benci kamu.
Rambut rambut siapa ini kasih, bikin tak enak hati.
* Gara-gara rambut itu hari-hari ku terganggu. Oh aku takut kehilanganmu
Gara-gara rambut itu hari-hari kucemburu. Oh engkau bohong di belakangku
Ada rambut lain ( Rambutku sendiri ). Rambut-rambut cinta yang lain



Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



Kang Mas, cipt. Eddy Lestaluhu

Pikir pikir dong sedikit aduh aduh kang mas, masa masa gak ngerti. Pikir pikir dong sedikit aduh aduh du du duh kang Mas, masa masa gak paham.
Apa sih sayang? Halah pura pura. Apa sih apa sih sayang?Lah kok pura pura. Ya ya ya ya ya ha...Jangan bikin kecewa kang mas. Mana mungkin
Pikir pikir dong sedikit aduh aduh aduh kang Mas, masa masa gak paham.
*Siang kang mas kerja malam juga kerja, kapan waktunya untuk saya. Ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha..
Bukan kata sayang bukan lah rayuan, yang kuharapkan perhatian. Ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha..
Betul juga, betul!Tul tul apanya yang betul, sebulan kang mas tak datang datang untuk saya.


Kangen, cipt. Manthou’s

Pitung sasi lawase nggonku ngenteni, mung sliramu wong bagus kang dadi ati. Rino wengi mung tansah tak impi-impi, jroning ati kangenku setengah mati.
Jenang gulo yo mas yo mbok ojo lali, ngelingono rikolo jaman semono. Sliramu janji aku sedyo ngenteni, lair batin tresnaku terusing ati.
*Kangen…Wong kangen ngene rasane. Rindu ni ye.. Rindu rindu wong bagus kowe tak tunggu
Kangen…Wong kangen opo tambane. Rindu rindu tambane kudu ketemu
Klopo mudo enake kanggo rujakan, leganono aku kang nandang kasmaran. Mbalung janur wong bagus tak anti anti, Ngusadani wong kangen ndang antuk jampi.



Cinta Ketok Magic, cipt. Nano S

Cinta itu Bang bukan ketok magic, ditutup-tutup pantang dilirik. Cinta terasa asyik berbunga-bunga saat dipetik.
Cinta itu Bang bukan supermarket, mengada-ada biar kepelet. Cinta kan tetap lengket tak akan pudar walau kepepet.
*(Kalau cinta kalau cinta) Indah terasa suka dan duka
(Kalau cinta kalau cinta) Getar asmara merambah jiwa
Penuh pengorbanan, penuh kesabaran, penuh kelembutan, penuh keimanan


Dokter Cinta, cipt. Muchtar B

Penyakit cinta yang kurasakan telah hilang semenjak engkau datang. Kau pengobat lukaku, pengobat sakit hati, kau penerang cinta yang hampir mati
Demam cinta yang kini kurasa telah hilang semenjak engkau datang. Kau penghapus derita, penghapus gelap buta, kau penerang cinta yang hampir mati.
Ho.. Kau penyuluh hidupku
*Dokter cintaku, kau sembuh sakitku dengan resep cintamu. Rasa kecewa yang dulu tiada terasa lagi
Dokter cintaku,kelembutan sikapmu mengobati lukaku. Rasa kecewa yang dulu tiada terasa lagi.
Doter dokter cintaku engkaulah harapan.Dokter dokter cintaku engkau lah pujaan



Aduh Sayang, cipt. Muchtar B

Dari omongmu, cuma omongmu kuharap sepatah kata cinta darimu, kuharap sepatah kata pasti darimu.
Dari omongmu, cuma omongmu kata janjimu penghapus keraguanku, kata sumpahmu penghapus rasa bimbangku. Dari omongmu….
*Aduh duh sayang ( duh sayang ) . Jangan bikin lama lama aku jadi kesepian. Rindu rindu rasanya mabuk asmara (mabuk asmara oi mabuk asmara )
Aduh aduh sayang ( duh sayang ) . Jangan bikin lama lama jantung jadi berdebaran. Rindu rindu pikiran melayang-layang
Ku tak ingin cinta ini bagai mengharap hujan dari langit


Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

( Kalau memang ini keputusan Tuhan aku rela menerimanya. Betapapun harus kurasakan sakit dan pedihnya. Kasih, aku takkan menangis, walaupun harus berakhir dengan perpisahan )
Rasa tak percaya aku mendengarnya, dia putuskan cinta dengan tiba-tiba. Mengapa dia tambah pula dengan menuduhku, khianati cinta dengan perbuatan nista. Rasa tak percaya aku mendengarnya.
*Masih terasa sakit atas putusannya, bertambah pedih dengan semua tuduhannya.
Umpama luka telah tergores di tubuh, disiram pula dengan asam cuka.
Sungguh derita diatas derita, sungguh luka diatas luka.



Nelongso, cipt. Mas Cm

Pahit roso jamu ra koyo atiku, bukan karna hidup kekurangan tetapi karna sikapmu tlah berubah. Manisnya cintamu tak lagi kurasakan, seakan diriku kau anggap bagai pembantu. Pahit roso jamu ra koyo atiku.
*Nelongso atiku nelongso, malam malam dingin temanku bantal guling dan air mata.
Nelongso atiku nelongso, kemana ku harus mengadukan nasibku yang ku derita.Menyesal dulu aku lari, dari rumah mengikutimu.
Dudu rojo brono sing tak karepake, tapi kasih sayangmu padaku seperti saat kita masih pacaran. Begitu sayangnya dirimu kepadaku, engkaupun tak rela nyamuk menyentuhku. Dudu rojo brono sing tak karepake…


Jangan Dilawan, cipt.

Lebih baik mengalah ya nona, jangan jangan dilawan. Orang lagi biasa ya nona, jangan jangan dilawan. Dia juga tak tahan kalau kita diamkan. Kunci saja semua pintu jangan dibuka, lihat saja dua tiga hari dia pasti nyembah-nyembah lagi.
( minta inilah, minta itulah. Kunci deh….)
Lebih baik mengalah ya nona, jangan jangan dilawan
*Laki-laki punya kekuatan. Laki-laki punya kekuatan, kita-kita punya kelembutan dalam bercinta ada ketulusan.
Cari-cari dalih kepuasan, kita-kita lebih memuaskan karena cinta ada kejujuran.
Yang busuk disimpan berbau juga, yang baik disimpan tak akan kemana.


Bego-Begoan, cipt. Muchtar B

Berpura-pura dan malu-malu, waktu aku berpacaran cinta pertama. Dag dig dug hati ini badan gemetaran, waktu pertama kali tangan bersentuhan. Tapi tetapi rasanya hati penasaran.
Diam-diaman, bego-begoan, waktu aku berpacaran cinta pertama. Jantung berdebar-debar rasa tak karuan, bibirku gemataran ngomong tak berantakan. Tapi tetapi rasanya ingin kuulang lagi
*Ho…..aku bego kamu bego, tetapi tetapi bego-begoan. Aku tolol kamu tolol, tetapi tetapi tolol-tololan.
Ho….aku bego kamu bego, tetapi tetapi bego begoan. Aku tolol kamu tolol, tetapi tetapi tolol-tololan.
Diriku dan dirimu malu-malu kucing


Hari-Hari Cinta, cipt. Muchtar B

Celekat celekit hatiku seakan dibawa lari oleh si pencuri cinta pujaan. Dibelai-belai hatiku, dibuai-buai jiwaku
Celekat celekit hatiku seakan dibawa terbang oleh si pencuri cinta pujaan. Dibelai-belai hatiku, dibuai-buai jiwaku. Dibelai-belai hatiku, dibuai-buai jiwaku
*Senin, Slasa, Rabu kumulai berkenalan, kirim surat cinta kata mesra-mesraan.
Kamis, Jum’at, Sabtu malam Minggu pacaran, bisik-bisik cinta saling manja-manjaan.
Hari-hari cinta begitu indahnya….


Kumis, cipt. Eddy Lestaluhu

Kalau boleh jangan kau cukur kumismu, ada gairahku sayang
Aku mohon jangan kau cukur kumismu, pintaku padamu sayang
Kumis ah kumis, kumismu ah…sadis ah sadis, kumismu aduhai
Aku mohon jangn kau cukur kumismu, pintaku padamu sayang
*Mula mula ku tak suka sentuhan halus kumismu bikin aku merinding malu
Lama-lama asyik juga sentuhan halus kumismu bikin aku terbuai rindu
Barulah kemarin kita tak jumpa, semalam kumismu ah..ah…mengusik lagi


Panas Dingin, cipt. Wiwien Ngesti

Mula-mula ah…dag dig dug hatiku, panas dingin ah…gemetar tubuhku. Di saat-saat pertama engkau menyatakan rasa cinta, aku malu….
Mula-mula ah…dag dig dug hatiku, panas dingin ah…gemetar tubuhku
*Hatiku bertanya-tanya, ada rasa rindu bila tak bertemu.
Mengapa berpura-pura, sedang hati ini merasakan cinta.
Nanti bila kau datang kusambut cintamu


Racun Cinta, cipt. Muchtar B

Terkubur mati cintaku karena dustamu, luka berdarah kering membatu terjerat cinta yang palsu
Seberat beban sengsara masih bisa kutahan, tapi kalau kecurangan cinta membuat batinku tersiksa tiada rela ku terima
*Ho……Tiada ada duanya kejamnya hatimu, kau sayang-sayang diriku dalam racun cinta
Ha…….Kiranya cinta dan sayang hanya sandiwara, kau manja-manja diriku dalam racun cinta
Belaian dan kemesraan yang dulu kau berikan penghias kecurangan
Read More »

 

Recent Posts

Blog Archive

Who is Evieter?

Evieta Lovers

Nada-nada Cinta

Mari dukung Evie Tamala untuk terus berkaya dengan hanya membeli kaset / cd / vcd dan atau dvd yang asli, bukan yang bajakan. Evieter