Tampilkan postingan dengan label album. Tampilkan semua postingan

Evieters!, sudah pada punya album D'Duta belum? Jujur, aku juga belum. Terakhir hari Sabtu kemarin aku sudah wira-wiri ke beberapa toko kaset termasuk Duta Suara dan Disc Tarra di Supermal Lippo Karawaci, tapi hasilnya nihil. Menurut sumber yang bisa dipercaya, album ini memang belum beredar luas, barangkali karena grand lounching album D’Duta baru dilaksanakan tanggal 21 April 2010.

Dan, sekarang semestinya album D'Duta ini sudah beredar luas karena tadi malam, grand lounching album D’Duta sukses digelar di TPI dalam acara Arisan Dangdut. Kalau biasanya Arisan Dangdut hanya dipandu oleh Edric Tjandra, tapi di acara grand lounching album D’Duta, Edric ditemani Desy Ratnasari. Acara grand lounching album D’Duta ini juga dimeriahkan dengan penampilan Raja dan Ratu Dangdut, Rhoma Irama dan Elvy Sukaesih, juga penampilan Mulan Jameela si ‘Makhluk Tuhan Paling Seksi’ seerta juara KDI, Siti dan Gita. 

Di awal acara, kedelapan diva dangdut tampil bersama bang haji Rhoma Irama. Selanjutnya Mulan Jameela tampil membawakan Makhluk Tuhan Paling Seksi. Berturut-turut kemudian Kristina dengan lagu Perayu Cinta, Iis Dahlia dengan lagu Sadarkah, Cici Faramida dengan lagu Cinta Dibuat-buat, dan Ine Shyntia dengan lagu ciptaannya sendiri, Jika Kau Jadi Pacarku ( dalam album Cinta Terindah, lagu ini diberi judul Pacar Impian ). Iyeth Bustami dan Erie Susan tampil duet dengan menamakan diri D’Jingga membawakan lagu terbaru mereka. Ike Nurjanah membawakan lagu Yang Terbaik karya Evie Tamala. Evie Tamala sendiri tampil membawakan lagu Akhir Sebuah Cerita karya Evieta + Friez Arsudi yang dulu dibawakan Imron Sadewo, tapi kini Evie Tamala membawakan kembali dengan aransemen baru , dan lagu ini selain ada di album kompilasi D’Duta juga menjadi single di album terbaru Evie Tamala. 

Ratu Dangdut, Elvy Sukaesih semalam berduet dengan Mulan Jameela membawakan lagu Santai karya bang haji Rhoma Irama, dan tampil sendiri dengan lagu Surga Dunia. Siti KDI tampil dengan lagu Dibohongin. Dan untuk kedua kalinya, Evie Tamala tampil kembali. Kali ini tak sendiri, tapi dengan kelompok D’Mawar yang terdiri dari Evie Tamala, Iis Dahlia dan Ine Shyntia ( kenapa nama grupnya bukan D’Vista ya? Hehehe ) membawakan lagu super keren hasil karya Evie Tamala, Kau Tetap Ku Sayang

Dalam album kompilasi D’Duta ini ada tiga buah lagu karya Evie Tamala yaitu Akhir Sebuah Cerita yang dibawakan sendiri oleh Evie Tamala, Kau Tetap Ku Sayang dibawakan oleh D’Mawar dan Yang Terbaik dibawakan oleh Ike Nurjanah. Wah, Evie Tamala memang huebat!

Nah, Evieters!, tunggu apa lagi, segera dapatkan album terbaru D’Duta. Tapi ingat, beli yang ASLI jangan yang BAJAKAN!!. Membeli barang bajakan sama artinya mendukung tindak kejahatan, pelanggaran hak cipta dan tentunya melanggar aturan negara juga agama.
Read More »

Mulai 7 April 2010, Arisan Dangdut D’Duta yang sudah tayang beberapa episode di TPI akan mengangkat tema lagu-lagu hits dari masing-masing personil D’Duta. Aturan mainnya adalah setiap personil D’Duta diwajibkan membawakan lagu-lagu hits dari personil D’Duta lainnya. 

Setiap episode akan menampilkan lagu-lagu hits dari satu personil D’Duta. Dan yang mendapat giliran pertama untuk dinyanyikan oleh personil D’Duta adalah lagu-lagu hits Evie Tamala. Itulah mengapa Arisan Dangdut semalam mengambil tema Tribute To Evie Tamala. Mengapa lagu-lagu Evie Tamala mendapat giliran pertama, ternyata ada yang istimewa yaitu karena di hari yang sama Evie Tamala juga melaunching lagu terbarunya. 

Meski tidak bisa menyaksikan acara launching lagu terbaru ini secara langsung di studio TPI, namun evieters bisa menyaksikannya secara langsung melalui layar TPI yang mereka klaim makin kemilau ini. 

Diawal acara, Evie Tamala mengawali penampilannya dengan membawakan lagu Janji karya Rhoma Irama, disusul kemudian lagu Balada Dangdut bersama Iis Dahlia dan Yunita Ababiel sebagai pengganti Camelia Malik. Di tengah acara, Evie Tamala tampil berduet dengan Yunita Ababiel membawakan Suara Hati dan kembali berduet dengan Mukhsin Alatas membawakan lagu Kandas yang pernah hits dinyanyikan bersama Imron Sadewo, vokalis Moneta. 

Selain Evie Tamala, tampil juga personil D’Duta lainnya membawakan lagu-lagu hits Evie Tamala dengan aransemen baru seperti Erie Susan yang membawakan lagu Selamat Malam, Iyeth Bustami dengan lagu Dokter Cinta, Kristina dengan lagu Duka. Selain personel D’Duta, tampil juga Dewi KDI membawakan lagu Kasmaran, Aris Idol dengan lagu Aku Rindu Padamu dan Rina dengan lagu Rambut.

Namun sayang, sebelum acara ini selesai listrik di rumah keburu padam. Pet! Sudah tiga kali listrik padam malam itu. Pertama ketika Maghrib, dan menyala 10 menit kemudian. Kedua ketika acara Arisan Dangdut sudah mulai, baru nyala lagi 15 menit kemudian sehingga tak bisa melihat penampilan Ine Shintya. Dan yang ketiga adalah ketika Rina baru mulai membawakan lagu Rambut, kali ini listrik padam hampir 1 jam sehingga keinginan untuk menyaksikan launching album Akhir Sebuah Cerita berakhir dengan cerita duka. 

Hiks..hiks..hiks...Seandainya aku mampu menyalakan listrik kembali......tapi ya sudahlah usah disesali, semua telah terjadi. Walau tak melihat prosesi launching lagu ini, namun satu harapan yang pasti semoga album ini bisa sukses seperti album-album sebelumnya. Kepada seluruh evieters, mari dukung Evie Tamala agar terus tetap berkarya. Caranya dengan membeli kaset, cd atau vcd original, jangan yang bajakan. Dan kepada para pembajak, sadarlah bahwa tindak pembajakan yang kalian lakukan, bukans aja melanggar hak seniman, aturan negara tapi juga larangan agama.
Read More »



Album
Indahnya

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel – Arief Iskandar

Produksi
Evieta Project / Blackboard / PT ASKM

Tahun
2006


Daftar lagu

Side A
Seraut Wajah, cipt. Evie Tamala
Ada Rindu, cipt. MA Thayib/Irenk Mashabi
Terkejut, cipt. Evie Tamala
Masih Adakah Waktu, cipt. MA Thayib
Kenangan Mesra, cipt. Evie Tamala

Side B
Indahnya, cipt. Evie Tamala
Fitnah, cipt. Suto Pranto
Senyum Terindah, cipt. Evie Tamala
Gelisahku, cipt. Evie Tamala
Karena Mu, cipt. Evie Tamala



Syair Lagu


Seraut Wajah, cipt. Evie Tamala

Terdengar suara entah dari mana, memanggil mesra ku punya nama.
Tak tentu rasa kala ku memandangnya, seraut wajah yang lama ku damba.
Dag dig dag dig dug hatiku, dag dig dag dig dug jantungku.
Dag dig dag dig dug hatiku, dag dig dag dig dug ………
* Dia yang melukisku dengan warna yang indah. Dia yang menghiburku dari rasa gelisah.
Dia yang menghiasku dengan malam yang indah. Dia yang memberiku saat-saat indah.
Dialah kasihku, dialah sayangku. Dialah dambaku, dialah rinduku.


Ada Rindu, cipt. MA Thayib/Irenk Mashabi

Ada rindu di malamku, ada resah di tidurku. Ada tangis di hatiku, ada hasrat yang menggebu.
Ada engkau di anganku, bermain dalam hayalku. Ada senyum di mataku, yang menyiksa pandanganku.
* Ingin berjumpa denganmu, walau sekedar di mimpiku. Walau sekedar di mimpiku.
Sampai kapankah menunggu hari-hari indah denganmu. Hari-hari indah denganmu
Aku tak bisa, ku tak kuasa. Lama tak bertemu, lama ku tanpamu.


Terkejut, cipt. Evie Tamala

Berdebar-debar jantungku, bergetar tali jiwaku. Terkejut gugup diriku, terpana ku memandangmu.
Mesra matamu,lembut suaramu menyapa diriku. Sinar matamu, sinar mataku mengungkapkan rindu.
Tak terlupa semua yang dulu pernah ada. Tak kuasa diriku untuk melupakannya.
Tak terduga kembali ku dapat berjumpa.Tak berdaya kata-kata untuk berbicara.
Namun sinar mata tak mampu berdusta, seakan membuka semua rahasia.


Masih Adakah Waktu, cipt. MA Thayib

Masih ku simpan syair lagumu, yang dulu engkau tuliskan. Masih ku kenang tak ku lupakan, dan slalu aku nyanyikan.
Tak akan pernah terbuang, semua yang kau tititpkan. Walaupun hanya lewat nyanyian, dirimu slalu ku kenang.
* Masih adakah waktu bagiku, untuk dapat ku menjumpaimu.
Biarkan aku menyayangimu, bersama cinta sepanjang masa.
Ku hanya mampu berharap, semua bergantung pada Yang Kuasa.


Kenangan Mesra, cipt. Evie Tamala

Masih kurasakan hangatnya pelukan, peluk mesramu oh sayang.
Tak kan terlupakan indahnya kenangan, indahnya kebersamaan.
* Di remang sinar malam, aku dalam kenangan.
Di hening sunyi malam, hadirmu kurindukan.
Jangan kau biarkan lama ku tenggelam, sunyi dalam kerinduan.
Ingin ku mengulang saat pertemuan, saat penuh kemesraan.


Indahnya, cipt. Evie Tamala

Indahnya nama Mu, indahnya bahasa Mu. Mengagumkan pesona Mu, mengharukan oh kasih Mu.
Tak mau , tak mampu ku jauh dari Mu.
* Sadarkan ku selalu untuk agar mengingat Mu. Sabarkan ku selalu di dalam ujianku
Kupasrahkan pada Mu, hiduku serta matiku. Ku serahkan pada Mu segala urusanku.
Tiada berartiku, tanpa kasih sayang Mu. Tiada berdayaku, tanpa kuasa Mu


Fitnah, cipt. Suto Pranto

Ketika cinta berarti duka, yang tersisa perasaan hampa. Menyentuh tanganmu tak kuasa, mimpi pun hati tak menerima.
Api padam hanya tinggal bara, tersiram air barapun musnah. Yang membekas kenangan semata, ada kasih rindu berpuing duka.
Ketika cinta berarti duka..
* Mengapa aku yang disalahkan, mengapa aku yang dikucilkan.
Sementara kau yang menyakiti, merasa tiada bersalah.
Oh kejam kejamnya cinta, oh kejam kejamnya kasih.
Ku terbuang karna terfitnah, hingga ku kehilangan arah. Hidup tak lagi bergairah, tersiksa sehingga merana.


Senyum Terindah, cipt. Evie Tamala

Jangan kau palingkan wajahmu dariku, pandanglah diriku dengan penuh mesra.
Jangan kau sembunyikan senyuman di bibirmu. Berikanlah senyummu senyum yang.terindah.
* Janganlah kau biarkan aku membisu karena marahmu.
Dengarlah, dengarlah sayangku. Tiada yang lain di hatiku selain dirimu selain cintamu yang ada di hatiku.


Gelisahku, cipt. Evie Tamala

Harus bagaimana lagi, harus dari mana memulai langkah-langkah kaki, langkah diri ini.
Terus berjalan ataukah berhenti. Terus bertahan ataukah kembali.
* Di kesendirianku, di kebisuanku, di sunyi sepi rinduku.
Di kerendahanku, di permohonanku, di air mata do’aku.
Debarkan kembali debar hati ini. Getarkan kembali cintaku ya Illahi.


Karena Mu, cipt. Evie Tamala

Karena Mu, ku dapat menuliskan lagu. Karena Mu, ku dapat bernyanyi hatiku.
Sungguh betapa ku malu, begitu banyak pintaku. Dan sungguh ku semakin malu, dengan segala keluh kesahku.
Karena Mu, ku dapat melangkah kakiku. Dan karena Mu, kudapat menjalani waktu.
* Gembiraku karena Mu, bahagiaku karena Mu. Perasaan indah ku karena Mu.
Kau adalah tujuanku, kau adalah harapanku. Kau adalah segalanya bagiku. Rinduku, dambaku.



Read More »



Album
Asmara

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Blackboard / PT ASKM

Tahun
2002




Daftar lagu

Side A
Selamat Datang, cipt. Evie Tamala
Asmara, cipt. Evie Tamala
Kekal, cipt. Evie Tamala
Takdir, cipt. Evie Tamala
Rachmat Alam, cipt. Aul Wafa

Side B
Pasrahku, cipt. Evie Tamala
Mendamba, cipt. Evie Tamala
Kekal (unplugged), cipt. Evie Tamala
Pesona Cinta, cipt. Evie Tamala
Selamat Datang ( instrument ), cipt. Evie Tamala




Syair Lagu


Selamat Datang, cipt. Evie Tamala

Selamat datang cinta, selamat datang kasih. Ku sambut kehadiranmu sayang……….
Selamat tinggal duka, selamat tinggal derita. Kuhantar kepergianmu. Ho………
* Berikan daku masa tuk meraih bahagia. Setelah sekian lama ku berair mata.
Berikan daku masa untuk menggapai cita.
Merasakan bahagia dalam cinta, kasih sayang



Asmara, cipt. Evie Tamala

Cepat datang kasihku, aku sudah menunggu. Cepat datang sayangku, kurindu kepadamu.
Sedetik rasanya sehari, lamanya ku menanti. Tak tahan rasa hati ini, ingin memadu kasih.
Debar-debar hatiku, menantikan hadirmu. Berada dipelukmu, di dalam pesonamu.
* Setelah sekian lama jiwa terasa hampa. Kembali kini menggoda , indah wajah asmara.
Semua indah kurasa dalam buai asmara. Semoga yang kuasa lindungi cinta kita.


Kekal, cipt. Evie Tamala

Yang… ku sayang ku cinta padamu. Yang… rinduku kasihku untukmu. Apapun yang terjadi di hari hari nanti, ku kan ada disisimu sayang……….
* Jangan pernah ada keraguan di hati, ku tak ingin pula ada perpisahan lagi.
* Biarkanlah masa selalu berganti, smoga cinta kita tiada berubah lagi.
Bersamamu oh sayang menempuh sisa waktuku. Di sisimu oh sayang menjalani sisa hidupku.


Takdir, cipt. Evie Tamala

Malam ini ku tak sendiri, kau ada di sini menemaniku. Malam ini kau tak sendiri, ku ada di sini menemanimu. Meleburkan bebab duka cita, melabuhkan rasa beban derita.
Malam ini jangan pernah lagi, merasa sendiri dalam hidupmu.
* Ada saatnya jumpa dan berpisah, begitulah kehendak Yang Kuasa.
Senantiasa tabah dan tegarlah menghadapi kenyataan yang ada.
Kita pun tak pernah bermimpi berjumpa, apalagi pula untuk berpisah.


Rachmat Alam, cipt. Aul Wafa

Maha Indah Allah, dengan segala keindahan Nya. Yang telah menghadirkan perasaan indah, kedalam lubuk hati setiap hamba Nya.
Di temaram kilau bulan, di alunan gelombang, di desiran angina malam rindu kita temukan.
Hangat sinar matahari, hawa sejuk pegunungan, hijau kemuning hamparan kasih kita rasakan.
Gemuruh buih-buih di pantai pasir putih. Merenda gemerlap bintang
Merekah bunga-bunga indah harum di taman. Syahdu melantunkan tembang.
Rachmat kemurahan alam nara sarana kehidupan.
Kasih tiada membedakan Sari bumi persembahkan
Pijar matahari rembulan Setia saling mencurahkan
Sabda persada ayat Tuhan Menjala langit ketakjuban
Harmoni pemanduan alam Membuai makna kehidupan
Benarkah cinta pernah kita renungkan. Hamparan ketakjuban kuasa Tuhan.


Pasrahku, cipt. Evie Tamala


Tiada pernah aku meminta pada dirimu, untuk engkau datang padaku. Tiada pernah aku meminta pada dirimu, untuk engkau mencintaiku.
Dan tak pernah ku mencoba, untuk menahan kepergianmu. Dan tak pernah ku mencoba, untuk agar kau tak membenciku.
* Ku mengalah kau semakin marah. Aku diam kau semakin garang.
Aku pasrah kau anggap aku salah. Ku bertahan kau semakin menekan.
Kupasrahkan, ku serahkan kepada-Mu Tuhan


Mendamba, cipt. Evie Tamala

Kubawa nama Mu, ku damba kasih Mu. Kemana aku melangkah ingin beserta Mu. Dimana aku berada ingin bersama Mu.
* Sungguh aku meminta memohon kepada Mu, mohon untuk sesaatpun tak melupakan aku.
Sungguh aku meminta memohon kepada Mu, mohon untuk sekalipun tak meninggalkan aku.
Bimbinglah senantiasa aku di jalan Mu. Pasrahku segalanya kepada Mu.


Pesona Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada pernah ku menduga, pabila kita kan berjumpa. Pertama saat berpandang mata, terasa ada debar di dada.
Indahnya saat jumpa pertama, bergetar tali-tali jiwa. Mesranya saat jumpa pertama, walaupun tak banyak berbicara.
* Serba salah, aku serba salah jadinya. Salah tingkah, tak tau harus bagaimana.
Berpandangan, indah walau cuma berpandangan. Berpegangan, indah walau cuma berpegang tangan.

( gambar diambil dari site evitamala.com )

Read More »



Album
Tunggara

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Adjie Benno / Yan Ahim

Produksi
Blackboard / PT ASKM

Tahun
2001





Daftar lagu

Side A
Asih, cipt. Nano S
Tunggara, cipt. Evie Tamala
Cumantel Bae, cipt. Deddy Odoy
Kantong Hate, cipt. Yaya Rombeng
Micinta, cipt. Deddy Odoy

Side B
Cenah, cipt. Deddy Odoy
Emut Heula, cipt. Ade Ms
Lalaki, cipt. Wan AS
Rungsing, cipt. Iin S
Salam Kangen, cipt. Yayat S / Cucun Z




Syair Lagu


Asih, cipt. Nano S

Munggaran kedal cintana, cenah bumi jeung langit saksina. Tapi bumi langit eta keneh, cintana duka kamana.
Harita tigin jangjina, cenah cinta keur kuring sorangan. Tapi sanggeus hirup babarengan, cintana duka keur saha.
*Cinta, di ayun kaheman di uji tangtungan.
Cinta, rasa was was rasa kangen awor jeng hareupan.
Horeng kitu ari asih, horeng kitu ari cinta. Tepung di rungum mamanis, papisah pinuh kapeurih.
Cinta, digoda ku rupa ku harta ku tahta.
Cinta, jodo pati jeng cilaka takdir ku kersa Na.


Tunggara, cipt. Evie Tamala

Kasaha abdi nyalindung nandakeun nguyung, gering ngalanglayung.
Kasaha abdi nya muntang, diri nunggelis hirup nyorangan.
Cuang cieung abdi keueung, gupuy gapay taya pamuntangan.
Cuang ciueng abdi keueung, takdir diri pinganggih kapeurih.
* Engkang rek saati, engkang rek satia. Engkang jalir jangji, luas bibilasan
Engkang bade bela, engkang bade nyaah. Engkang nu sulaya, tega pepegatan.
Cinta engkang saliwatan, asing enkang ukur pupulasan. Cinta engkang nu mawa tunggara


Cumantel Bae, cipt. Deddy Odoy

Langgeng galindeung katineung. Manteg galeuhna kadeudeuh urang. Nu endah mamanis ka asih. Nu endah leahna kanyaah. Nu endah kageugeut kadeudeuh. Duh engkang.
Manjang nyimpayna kaheman. Natrat nyandingna kacinta urang. Nu endah teu weleh mepende. Nu endah nu masket na hate. Nu endah teu weleh cumantel. Duh engkang
* Sanajan urang paanggang, sanajan urang pajauh.
Tapi hate cumantel bae, aduh engkang.
Sanajan urang paturai, sanajan urang papisah
Tapi cinta manteng bae. Teu beunang dihalang-halang. Teu beunang diulah-ulah. Teu beunang dibebenjoken. Aduh engkang.


Kantong Hate, cipt. Yaya Rombeng

Kantong hate dina jero dada. Aya jangji, jangji urang duaan.
Kantong hate dina jero dada. Nyimpen rusiah, rusiah duaan
Kanyaahna, kamelangna. Matri pageuh nyimbutan duriat urang.
Kanyaahna, kamelangna. Nandakeun rasa, cinta duaan.
* Bulan nu nyaangan, bentang nu baranang saksi nyata mimitina cinta urang.
Bulan nu nyaangan, bentang nu baranang ngaping rasa, rasa cinta nu duaan.
Dina kantong hate, cinta ngajangji. Dina kantong hate, rusiah duaan.


Micinta, cipt. Deddy Odoy

Cinta kuring ka anjeuna nu tetep manteng dina rasa duh…..Anjeun nu jadi lamunan, da buktosna emut bae.
Cinta kuring ka anjeuna nu tetep manteng din hate duh…….Anjeun nu jadi impian, da buktosna emut bae.
* Nya anjeun kembang impian, nya anjeun kembang pujaan. Nya anjeun geus bibilasan, nya anjeun luas ikhlas pipisahan.
Nya anjeun kembang impian, nya anjeun kembang pujaan. Nya anjeun geus bibilasan, nya anjeun luas ikhlas pipisahan.
Cinta kuring ka anjeuna ku hanjakal boa laksana. Mungguh geus lain mangsana, cinta geus aya nu boga.


Cenah, cipt. Deddy Odoy

Siang wengi abid ngantosan, teu kawawa ku rasa kangen, ku teu kawawa ku rasa sono.
Siang wengi abdi ngantosan, teu kawawa hoyong patepang. Ku teu kawawa hoyong paamprok. Sono……..
Aduh ieung kunaon bet harianeun, kunaon teu ngaraoskeun ieu hate nu leungiteun
Kamana atuh kamana nepikeun katineung rasa, na atuh kedah kamana……….kamana..
Aduh engkang cenah moal teungteungen, cenah moal mopohokeun ieu hate nu leungiteun.
Iraha atuh iraha nepungkeun ku deudeuhna. Nineung ku belana, nineung ku bohongna, nineung ku heureuyna.


Emut Heula, cipt. Ade Ms


Estu sanes maksad abdi nampik pangersa salira. Duh henteu aya maksad ngalalangkungan.
Mugi ulah lepat sangki tangtos salira uninga, boh bilih abdi janten pamengan.
Kaasih lilir teu mungkir, katresnan teu wasa nilar. Estu abdi nyanggakeun sabalakana.
Nanging sok sanaos kitu, mugi ulah janten bendu. Langkung sae mah diemut heula.
* Emut heula ku salira, mungguh abdi batan sakieu buktosna.
Emut heula ku salira, abdi rempan sok inggis janten mamala.
Emut heula mangga geura emut heula, bilih hanjakal dina akhirna.
Tangtos isin mah kantenan, rumaos diri miheman. Naha atuh dabongan urang patepang. Rumaos abdi tibelat da mungguh kapiduriat, nanging teu luput tina salempang


Lalaki, cipt. Wan AS

Dasar ari ngaran lalaki nu kasebut pinter ngarayu. Mun teu telik jeung teu taliti, hate mantak gancang kataji.
Mun nyarita jiga nu enya, mun geus jangji jiga nu pasti. Sakapeung hate sok percaya, jeung sok boga rasa karunya.
Tapi mun ras inget kadiri, anu pernah meunang kanyeri. Balas diri teu ati ati, kana jangji anu teu pasti.
Hate murung sok emung wawuh, hayang buru-buru pajauh jeung lalaki nu model kitu, sebab ahirna nganyenyeuri.


Rungsing, cipt. Iin S

Kalimpudan indung peuting nu ngadingding. Rehe simpe taya sora nu sumanding. Lir poekna hate abdi rungsing pusing, gulang guling di kamar nyorangan.
Hawar-hawar ngagelikna sora suling. Jiga-jiga nu ngajakan ngahariring. Ngirim beja, beja hate ti panutan, diri rungsing mikiran nu didagoan.
Poe deui, minggu deui, bulan deui. Taya hibar banglilipur ti manehna.
Kembang-kembang nu nyambuang ngadalingding, kiwari tos ngawitan layu muguran.
Lara diri balas mikiran panutan, batin nyeri taya pisan papadana.


Salam Kangen, cipt. Yayat S / Cucun Z

Dina peuting nu jempling hate anteng mikangen ka salira nu janten kakasih. Buah ati penyileukan siang jeung wengi.
Dina lirihna angina titip salam kakasih. Salam kangen salam rasa deudeuh mugi dugi ka salira.Teu hilap ucap wilujeng wengi kanggo salira aduh panutan.
* Mugi gambarna diri sing ngajadi kembangna. Nu mapaes endahna iImpenan salira.
Mugi gambarna diri sing ngajadi kakangen
Sing ngawujud harepan pikeun peteupang.

( gambar diambil dari site evitamala.com )

Read More »



Album
Lagu-Lagu Dan Puisi Kisah

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Evieta Project / Blcakboard

Tahun
2000



Daftar lagu

Side A
Cinta, cipt. Evie Tamala
Ku ingin, cipt. Evie Tamala
Sabila, cipt. Evie Tamala / Puji R
Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
Percuma, cipt. Evie Tamala

Side B
Sendiri, cipt. Evie Tamala
Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala
Cinta Kasihku, cipt. Evie Tamala
Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala
Kata Hati, cipt. Evie Tamala



Syair Lagu

Cinta, cipt. Evie Tamala

Haa .. Haa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang. Di saat-saat pertama bila cinta hadir di dada. Di saat saat pertama bBila cinta merasuk jiwa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang.
* Pabila cinta membawa bahagia, kadang kita yang lupa segalanya.
Namun bila derita melanda, mengapa kita menyalahkan cinta.
Bukannya cinta yang kejam pabila ada kegagalan. Jangan cinta yang dikecam, pabila mengalami kehancuran.


Ku ingin, cipt. Evie Tamala

Bunga-bunga berseri, indah ditaman hati. Mekar tumbuh bersemi, harum mewangi.
Kupu-kupu menari, riang burung bernyanyi. Menyapa sang mentari, menyambut pagi.
* Kuingin cintaku ini seindah bunga berseri. Kuingin cintaku ini semerdu burung bernyanyi.
Kuingin cintaku ini bagaikan sinar mentari yang selalu menyinari hidup ini.


Sabila, cipt. Evie Tamala / Puji R

Disaat hatiku dingin dan membeku, lama kumenantikanmu. Dikala waktuku hampa dan membisu, lelah kumerindukanmu. Kau datang menghias hariku, dengan canda tawamu. Kau datang menghias malamku, dengan merdunya tangismu. Kaulah permataku.
* Karna dirimu buah hatiku, gairah hidupku hadir kembali.
Senyum mungilmu buah hatiku, selalu menggoda kemana ku pergi.
Sabila buah hatiku. Sabila, Sabila….



Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



Percuma, cipt. Evie Tamala

Percuma saja kau datang kembali mengemis cinta dariku lagi. Percuma, percuma, percuma kau datang
Tertutup sudah pintu cintaku untuk kau beli dengan ketampananmu. Pergilah, pergilah, ho….pergilah
*Tanpa kusadari tumbuh di hatiku rasa kebencian yang teramat dalam
Memang ku akui betapa sulitnya untuk melupakan dirimu yang dulu ku sayang
Daripada nanti kan terluka lagi lebih baik kau pergi. Usah kau datang kembali


Sendiri, cipt. Evie Tamala

Kemana aku mencari, dimana kan kutemui. Seorang yang memiliki rasa cinta penuh kasih.
Sendiri aku menanti, menanti slalu menanti. Mendamba seorang kekasih penuh cinta tulus hati.
Sendiri aku di sini, mendambakan sang kekasih.
* Aku bagaikan sang dayang yang mendamba seorang raja.
Haruskah senantiasa kuberteman air mata.
Mengapakah rasa bahagia seakan enggan tuk menyapa.


Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



Cinta Kasihku, cipt. Evie Tamala

Cintaku hanya padamu, sayangku hanya untukmu. Rinduku hanya padamu, kasihku hanya denganmu.
Akan kujaga selalu cinta kasihku padamu. Terasa damai hatiku bila berada disisimu.
* Pabila kau jauh dariku, resah gelisah hatiku.
Tiada berarti hidupku, pabila tanpa dirimu.
Hanya kepadamu kuserahkan diriku.


Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

( Kalau memang ini keputusan Tuhan aku rela menerimanya. Betapapun harus kurasakan sakit dan pedihnya. Kasih, aku takkan menangis, walaupun harus berakhir dengan perpisahan )
Rasa tak percaya aku mendengarnya, dia putuskan cinta dengan tiba-tiba. Mengapa dia tambah pula dengan menuduhku, khianati cinta dengan perbuatan nista. Rasa tak percaya aku mendengarnya.
*Masih terasa sakit atas putusannya, bertambah pedih dengan semua tuduhannya.
Umpama luka telah tergores di tubuh, disiram pula dengan asam cuka.
Sungguh derita diatas derita, sungguh luka diatas luka.


Kata Hati, cipt. Evie Tamala

Bukan karena wajah ku menyintaimu, bukan karena harta ku menyayangimu. Karna ketulusanmu yang menyentuh hati, karna kelembutanmu serta kasih sayangmu. Yang membuat ku terharu, sikapmu yang selalu mengerti.
*Gairah hidupku sejak kehadiranmu, tiada lagi malam sepi bisu.
Tak akan tergoyah cintaku kepadamu walaupun musim selalu berganti
Apapun terjadi ku kan di sisimu, apapun terjadi ku kan mendampingimu


Read More »



Album
Kerinduan

Artis
Evie Tamala

Penata Musik


Produksi
Evieta Project / Blackboard

Tahun
2000




Daftar lagu

Side A
Aku Rindu Padamu( pure dangdut version ), cipt. Evie Tamala
Dia, cipt. Evie Tamala / Puji R
Terlalu Sayang, cipt. Evie Tamala
Saat Yang Indah, cipt. Evie Tamala
Kandas, cipt. Evie Tamala / Firez Arsudi

Side B
Duka, cipt. Evie Tamala
Suara Hati, cipt. Evie Tamala
Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky
Aku Rindu Padamu( pure dangdut version ), cipt. Evie Tamala



Syair Lagu

Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu…………….


Dia, cipt. Evie Tamala / Puji R

Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda. Kemana diriku melangkah, selalu ada dia. Dimana diriku berada, selalu ada dia.
Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda.
* Telah kucoba melupakannya, makin kucoba semakin tersiksa.
Pernah pula aku mencoba menjalin cinta selain dia.Tetapi diriku tak mampu mencintai selain dia.
Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda.Dia... Dia... Dia ... Dia...
Dia... Dia... Dia.. Dia....


Terlalu Sayang, cipt. Evie Tamala

Terlalu sayang, terlalu cinta, terlalu dalam mendamba.
Terlalu sayang terlalu cinta, terlalu dalam mendamba.
Kasih tersayang kasih tercinta, tengah dilenakan lupa.
* Diam bisu tak bersuara. Jiwa lelap dalam luka.
Diam dalam putus asa. Hati berair mata
Demi kasih tercinta, demi belahan jiwa direlakan dirinya terengkuh dan terdekap derita.


Saat Yang Indah, cipt. Evie Tamala

Tiada saat yang paling indah, selain saat bersamamu. Tak ingin aku merasakan, selain sentuhan kasihmu.
Belaian tanganmu menembus di jiwa. Tutur dan katamu menusuk di sukma.
Tiada saat yang paling indah, selain saat bersamamu.
* Andai saja terjadi perpisahan, jangan ada air mata.
Kalau saja cinta tak tergapai tangan, usah sedih dan berduka
Tapi semoga antara kita cinta terjaga tuk selamanya 2x.


Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.


Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya



Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky

Bila malam tlah tiba, sunyi sepi kurasa. Dunia terasa hampa, sejak dia tiada. Tiada tempat mengadu, mencurahkan rasa rindu. Malampun smakin bisu, hari-hari kelabu.
Bila malam tlah tiba sunyi sepi kurasa.
* Sendiri kutelusuri jalan yang penuh memori.
Sering aku tak menyadari bahwa dia telah pergi.
Kini smakin aku mengerti betapa dia kucintai.


Read More »



Album
Senyum dan Air Mata

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
Evieta Project / Musica Studios

Tahun
1999



Daftar lagu

Side A
Kandas ( voc. Evie Tamala – Imron Sadewo ), cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi
Renungku, cipt. Evie Tamala
Janji, cipt. Rhoma Irama
Akhir Sebuah Cerita ( voc. Imron Sadewo ), cipt.
Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Side B
Ikhlas, cipt. Evie Tamala
Perjalanan, cipt. Evie Tamala
Kucoba Bertahan ( voc. Evie Tamala – Imron Sadewo ), cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi
Kau Tetap Kusayang ( voc. Evie Tamala ), cipt. Evie Tamala
Sayang ( new version ), cipt. Evie Tamala/Lita Citra Dewi





Syair Lagu


Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


Renungku, cipt. Evie Tamala

Perasaanku, penglihatanku hampa tiada berlagu. Betapa aku dalam keluhku, dalam renung renungku.
Kian remang sinar hati nurani, kian renggang tali hati nurani untuk saling mengasihi.
* Tak pernah aku berada diatas siapaun jua. Dan tak pernah ku berada dibawah siapapun jua.
Tak patut ku dicintai, tak harus pula ku dibenci.



Janji, cipt. Rhoma Irama

Surga yang engkau janjikan, neraka yang kau berikan. Manis yang aku hayalkan, pahit yang aku rasakan. Tingginya janjimu padaku mengalahkan langit yang biru. Manisnya janjimu padaku
mengalahkan manisnya madu.
Surga yang engkau janjikan, neraka yang kau berikan. Manis yang aku hayalkan, pahit yang aku rasakan
* Dulu kau berlutut dikakiku, untuk mengharap cintaku.
Hingga terbuka pintu hatiku tuk menerima cintamu.
Tapi setelah aku jatuh cinta padamu, engkau begitu mudah melupakan diriku.



Akhir Sebuah Cerita ( voc. Imron Sadewo ), cipt.

-
Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Pertemuan, perpisahan slalu datang dan bergantian. Rasa cinta yang membara tiba-tiba pupus musnah. Tangis dan tawa hiasi hidup manusia. Tangis dan tawa menyertai langkah kita.Pertemuan ……
* Bagaimanapun pedih rasa di jiwaj janganlah sampai tertetes air mata.
Walaupun berat beban menghimpit jiwa canda dan tawa tampak dipandang mata.
Walau dalamnya luka dan duka, slalu tampak riang dan gembira.


Ikhlas, cipt. Evie Tamala

Kumohon ketulusanmu, ikhlaskan dalam menerima sgala kekurangan yang ada padaku. Terimalah aku dengan penuh cintamu.
Begitupun dengan diriku, ikhlasku dalam menerima sgala kekurangan yang ada padamu. Akan kuterima dengan penuh cintaku.
* Sebagai manusia yang tiada sempurna, manusia tempatnya salah dan dosa.
Begitupun kita insan yang biasa, yang tiada lepas dari kesalahan.
Semoga Tuhan lindungi cinta kita.


Perjalanan, cipt. Evie Tamala

Jalan yang penuh liku telah kita lalui. Duri duri yang tajam telah kita jalani. Luka luka jiwa yang menyakitkan tlah kita tahankan. Semua derita dan kepedihan tlah kita rasakan. Haruskah pengorbanan tersia sia.
Jalan yang penuh liku telah kita lalui. Duri-duri yang tajam telah kita jalani
* Hari hari demi hari, bulan telah berganti, tahun demi tahun pun telah berlau, kita hidup bersatu.
Mengapa masih ada antara kita berdua, saling bercuriga dan cemburu buta yang menyiksa jiwa.
Telah sekian lama kita hidup bersama, tapi mengapa kita tak bahagia.


Kucoba Bertahan ( voc. Evie Tamala – Imron Sadewo ), cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi

Kucoba bertahan walau menyakitkan, sgala pengorbanan mengapa kau sia-siakan.
Kucoba mengerti semua yang terjadi, takkan kusesali walaupun tersimpan sakit di hati.

Maapkan aku kekasih, aku telah menghianati.
Kumohon padamu kasih, terima aku kembali
Mari kita berjanji takan mengulangi kesalahan yang lalu biarlah berlalu


Kau Tetap Kusayang ( voc. Evie Tamala ), cipt. Evie Tamala

Bukan aku kejam atau pun tak sayang bila ku menghilang jauh dari pandangan.
Bukan karena benci sebab aku pergi usah disesali semua telah terjadi.
* Kau sayangi aku kau manjakan aku, tapi dibalik itu kau dusta padaku.
Sering ku menahan sikap menyakitkan, karena aku sayang ku coba bertahan.
Walau demikian kau tetap kusayang. Walau berjauhan kau tetap kukenang.


Sayang ( new version ), cipt. Evie Tamala/Lita Citra Dewi

Yang, malam ini aku bahagia hatiku ada bersamamu. Sayang, malam ini aku damai nya hatiku ada disisimu.
Sekarang kita telah bertemu. Kita berjumpa melepas rindu. Jangan biarkan waktu berlalu, dengan diam dan saling membisu.
Sayang, malam ini aku damainya hatiku ada disisimu.
*Dekatlah padaku sambutlah tanganku, agar engkau tau betapa rinduku.
Jangan kau lepaskan ganggaman tanganku, jaga kemesraan diantara kita.


Read More »


Album
Kasmaran

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel, dkk

Produksi
Evieta Project/Blackboard/Universal Music

Tahun
1999


( gambar diambil dari site evitamala.com )


Daftar lagu

Side A
1001 Hari, cipt. Evie Tamala / Kuntet Mangkulangit
Malu, cipt. Evie Tamala
Jatuh Cinta Lagi, cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi
Air Mata, cipt. Evie Tamala
Kasmaran, cipt. Evie Tamala

Side B
Demi Cinta, cipt. Evie Tamala
Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala
Getar, cipt. Evie Tamala / Alik Ababiel
Sabila, cipt. Evie Tamala
Cigalontang, cipt. Evie Tamala




Syair Lagu


1001 Hari, cipt. Evie Tamala / Kuntet Mangkulangit

Seribu satu hari lelah aku menanti. Seribu satu hari resah gelisah hati. Tanpamu tiada gairah jiwa, tiada canda dan tawa. Duhai kakanda belahan jiwa, datanglah segera. Seribu satu hari…..
* Malam demi malam ku lalui, kumerindukanmu tanpa henti. Bersama sunyi hasrat kupendam sendiri.
Hari demi hari kulewati, kumenantikanmu tanpa letih. Bersama janji yang tlah tertanam dihati.
Demi apapun terjadi, kau akan tetap kunanti.


Malu, cipt. Evie Tamala

Malu aku malu tapi aku mau, rindu aku rindu tapi aku malu. Pabila tak berjumpa, rindu sesakkan dada. Bila sudah berjumpa, malu malu menggoda. Malu aku malu tapi aku mau…
* Bila cinta sudah mulai bersemi, rindu resah datang silih berganti.
Debar-debar hati tiada menentu, bila sudah aku di hadapanmu.
Mungkin karena ku jatuh cinta, hingga semua terasa indah.


Jatuh Cinta Lagi, cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi

Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku bergetar kembali. Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku berdebar kembali.
Bunga-bungapun bersemi, berseri hiasi kembali. Nyanyian indah kembali menggema, mengalun damaikan di hati.
Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku bergetar kembali
* Sekian lama tiada kujumpa. Getar jiwa, debar dada, getar asmara.
Begitu lama aku berada dalam hampa, dalam duka, dalam nestapa
Kini tlah kembali cinta menyentuh sukma. Kembali menggoda cinta membuai jiwa


Air Mata, cipt. Evie Tamala

Di hatiku, dimataku, disanalah tempatmu. Kala haru, kala pilu, kala itu kau jatuh. Kala kubahagia, kala kumerana, kala itu pula kau tiba. Bahkan dalam doa, disetiap doa kau selalu turut serta.
Di hatiku, di mataku, di sanalah tempatmu..
* Kau adalah kesungguhan, kau adalah ketulusan, kau adalah kelembutan, kau adalah keharuan pada jiwa yang mulia.
Kau adalah ketakutan, kau adalah kepalsuan, kau adalah kelemahan, kau adalah keputusasaan.
Pada jiwa yang hampa, pada jiwa yang gelisah. Maknamu sering mudah berubah


Kasmaran, cipt. Evie Tamala


Tatapanmu, senyumanmu tiada pernah aku lupakan. Bisikanmu, suaramu merdu merayu menggoda.
Tiada siang, tiada malam raut wajahmu slalu terbayang. Beginilah oh rasanya pabila sedang kasmaran.
* Jatuh cinta berjuta rasa, ada rindu bila tak jumpa. Jatuh cinta berjuta rasa, ingin slalu mesra berdua.
Bersamamu aku bahagia, kepadamu ku kan setia.
Kemarilah oh sayang ku jangan kau jauh jauh dariku. Bernyanyilah bersamaku dalam irama yang syahdu.


Demi Cinta, cipt. Evie Tamala

Ha…………
Takkan pernah lelah jiwa untuk mendamba. Takkan pula letih raga untuk setia. Bersama derita, bersama air mata.
Untukmu senantiasa aku ada, menantikanmu mendamba sepenuh jiwa.
Kubiarkan derita kubiarkan air mata. Bersama ku dan jiwa, memberikanku makna tentang cinta. Untukmu senantiasa aku ada, menantikanmu mendamba sepenuh jiwa
Biar kucerca dicela. Biar kudibenci dihina. Biar kudera disiksa. Biar kurela menderita
Demi cinta , karna cinta…..


Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu…………….


Getar, cipt. Evie Tamala / Alik Ababiel

Di suaramu di jarakmu kumelangkah ke arahmu. Di godamu, di candamu ku tersipu malu.
Tanpa kata-kata, tanpa suara. Berdebaran dada getar jiwa.
Di mesramu, di rinduku, berdebaran jiwa.
Di antara getaran doa, di antara putihnya warna.
Di pertemuan adam hawa, dipertemukan pula kita. Arafah……..getar jiwa
Di matamu, di wajahmu kumelabuhkan rindukuku.
Di dekatmu, disampingmu bergetaran jiwa. Bergetaran jiwa.Bergetaran jiwa


Sabila, cipt. Evie Tamala

Sa..sa..sa bi..bi..bi..la..la..Sabila
Sa…sa..sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila
Canda dan tawamu, langkah dan gayamu, oh lucunya. Manisnya senyummu, bulatnya matamu , oh indahnya.
Sesaat berlalu kutak melihatmu, oh sunyinya. Apalagi jauh lama tak bertemu, oh rindunya.
Kumendengar suaramu, hilang rasa lelahku. , Kumemandang wajahmu, ringan semua bebanku.
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila…..
* Tiada seharipun waktu yang berlalu tanpa bayanganmu . Kemanapun aku dimanapun aku, kau menggodaku. ( 2x )
Tiada yang paling indah, tiada yang paling berharga selain engkau Sabila. Dirimu Sabila
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila…..


Cigalontang, cipt. Evie Tamala

Aku akan kembali, ke sini ku kembali. Ke rumahku, ke tempatku, bumi kelahiranku. Di sini awalku menjalani sang waktu
Kemanapun ku pergi, slalu rindu kembali.
Di sini ku dilahirkan, aku dibesarkan dengan penuh kasih sayang, penuh ketulusan.
Di sini ku kesedihan, dukaku terdalam. Yang tercinta dan tersayang telah meninggalkan.
Hampa raga, luka jiwa. T’lah tiada yang tercinta.
Kasihku, dewiku, jiwaku. Mama……….

Read More »



Album
Moneta

Artis
Moneta - Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
Evieta Project/Musica Studios

Tahun
1998





Hits Single

Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi
Renungku, cipt. Evie Tamala





Syair Lagu

Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


Renungku, cipt. Evie Tamala

Perasaanku, penglihatanku hampa tiada berlagu. Betapa aku dalam keluhku, dalam renung renungku.
Kian remang sinar hati nurani, kian renggang tali hati nurani untuk saling mengasihi.
* Tak pernah aku berada diatas siapaun jua. Dan tak pernah ku berada dibawah siapapun jua.
Tak patut ku dicintai, tak harus pula ku dibenci.


( gambar diambil dari site evitamala.com )

Read More »



Album
Suara Hati

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel, dkk

Produksi
Evieta Project/Balckboard/PT SSS

Tahun
1997





Daftar lagu

Side A
Suara Hati, cipt. Evie Tamala
Malam Ini, cipt. Evie Tamala
Permata Hati, cipt. Alik Ababiel/Eko Saky/Evie Tamala
Seribu Purnama, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala/Syamsudin Caesi
Nyanyian Rindu, cipt. Yabdu Mj

Side B
Salam Mesra, cipt. Taufik Apalah/Evie Tamala/Imam Joen
Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky
Harapan, cipt. Dedi Sasmita
Apa Yang Kau Cari, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala
Ku ingin, cipt. Evie Tamala




Syair Lagu


Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya


Malam Ini, cipt. Evie Tamala

Maukah malam ini kau menemaniku. Sudikah matamu memandang wajahku. Seperti malam-malam yang lalu, disaat kita berdua menyatu.
Kuingin malam ini aku bersamamu, merasakan kasihmu kelembutanmu.
* Dengarlah wahai yang punya hati, getar asmaraku tiada bertepi.
Dengarlah wahai dambaan hati, jangan biarkan aku sendiri.
Kutak ingin malam sepi tanpamu. Kuigin selalu dalam pesonamu



Permata Hati, cipt. Alik Ababiel/Eko Saky/Evie Tamala

Kutunggu kau slalu kutunggu, walaupun hati lelah menunggu. Di sini di dalam hati, aku dambakan tangisanmu.Duhai belahan jiwa permata hati. Tanpa dirimu hidupku sunyi. Duhai belahan jiwa permata hati. Cepatlah datang kepangkuanku.
Kutunggu kau slalu kutunggu
* Telingaku ini ingin mendengar tangismu. Kedua tangan ini ingin membelai wajahmu.
Andaikan dirimu hadiri disisiku kan berikan sejuta kasih dan sayang untukmu.



Seribu Purnama, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala/Syamsudin Caesi

Seribu purnama hati membeku, mengayunkan langkah tanpa cintamu. Malampun terasa makin membisu, dalam menantikan kau yang kurindu.
Cinta tersimpan dalam anganku, walaupun bayangan menghias waktu.Dan tiada pernah aku tahu entah sampai kapan sepi merayu.
Seribu purnama hati membeku, mengayunkan langkah tanpa cintamu.
* Keringlah sudah air mata, tapi derita tak juga sirna.
Masih adakah waktu tersisa untuk labuhkan sebuah cinta.
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan sukma.
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan jiwa



Nyanyian Rindu, cipt. Yabdu Mj

Kutuliskan syair ini hanya untukmu. Kunyanyikan lagu ini hanya untukmu. Walau jauh engkau disana, hati rindu ingin berjumpa, hanya gambarmu yang slalu kupandangi.
Betapa besar cinta ini padamu kasih. Kucurahkan kasih sayang hanya padamu
* Bulan saja mengerti diriku, aku ini sedang jatuh cinta padamu sayang.
Apa memang tiada kau merasa, atau memang tiada dirasa getaran jiwa.
Masih terngiang selalu merdu suaramu kasih………



Salam Mesra, cipt. Taufik Apalah/Evie Tamala/Imam Joen

Salam mesra kau sampaikan lewat sepucuk surat. Hati berbunga-bunga saat aku membaca rangkaian kata nan indah. Salam yang penuh mesra , sebagai tanda cinta jalinan kasih asmara.
Salam mesra kau sampaikan lewat sepucuk surat tanda cinta.
* Terbuai terlena dalam kasih asmara. Kehadiranmu membawa harapan yang penuh makna.
Bersama melangkah dalam satu cita. Menggapai harapan indah, mencapai cita bahagia.
Duhai indah cinta kita, semoga kekal slamanya.



Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky

Bila malam tlah tiba, sunyi sepi kurasa. Dunia terasa hampa, sejak dia tiada. Tiada tempat mengadu, mencurahkan rasa rindu. Malampun smakin bisu, hari-hari kelabu.
Bila malam tlah tiba sunyi sepi kurasa.
* Sendiri kutelusuri jalan yang penuh memori.
Sering aku tak menyadari bahwa dia telah pergi.
Kini smakin aku mengerti betapa dia kucintai.



Harapan, cipt. Dedi Sasmita

Rembulan sepanjang malam, tak jemu membasuh kelam. Mengapa sang bintang lari dan menghilang, membiarkan aku di kerinduan.
Kala jiwaku terguncang didalam kesendirian. Mengapa sang malam terpaku terdiam, membiarkan aku di kerinduan.
* Bayang demi bayang mengalir menghilang, makin menjauhi angan.
Bilakah kan datang sebuah harapan untuk ku menggapai semua angan
dan impian kehidupan bersamamu. Oh Tuhan……..



Apa Yang Kau Cari, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala

Sering kumerenung sendiri dan bertanya dalam hati. Apalagi yang kau cari, semua telah kau miliki. Pengabdian dan kesetiaan telah engkau dapatkan. Cinta suci dan setulus hati juga tlah kau miliki.
Sering kumerenung sendiri dan bertanya dalam hati. Apalagi yang kau cari, semua telah kau miliki
* Kutahu betapa dia memujamu, kaupun tahu dia mencintamu.
Disetiap waktu hanyalah dirimu, dia serahkan semua untukmu.
Mengapa kau masih juga, kau menghianati dia.



Ku ingin, cipt. Evie Tamala

Bunga-bunga berseri, indah ditaman hati. Mekar tumbuh bersemi, harum mewangi.
Kupu-kupu menari, riang burung bernyanyi. Menyapa sang mentari, menyambut pagi.
* Kuingin cintaku ini seindah bunga berseri. Kuingin cintaku ini semerdu burung bernyanyi.
Kuingin cintaku ini bagaikan sinar mentari yang selalu menyinari hidup ini.


( gambar diambil dari site evitamala.com ) 

Read More »



Album
Duka dan Lukaku

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Evieta Project/Blackboard/PT SSS

Tahun
1996





Daftar lagu

Side A
Duka, cipt. Evie Tamala
Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama
Lilin-lilin Putih, cipt. Evie Tamala
Teman Biasa, cipt. Rhoma Irama
Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala
Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama
Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

Side B
Lukaku, cipt. Rhoma Irama
Kata Hati, cipt. Evie Tamala
Surat Cerai, cipt. Rhoma Irama
Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala
Srigala Berbulu Domba, cipt. Rhoma Irama
Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
Kejam, cipt. Rhoma Irama


Bagi yang tidak mengikuti lagu-lagu Evie Tamala dari awal, mungkin mengira lagu Duka dalam album ini adalah lagu baru. Baru dalam arti aransemennya memang iya, tapi lagu ini sebenarnya sudah ada dalam album Bintang-Bintang MSC dan sudah beredar beberapa tahun sebelumnya. Dalam album Duka dan Lukaku ini, lagu Duka diaransemen ulang oleh Alik Ababiel, dan hasilnya benar-benar mengagumkan.

Lagu Duka yang diciptakan oleh Evie Tamala sendiri dengan dilatarbelakangi kesedihan Evie Tamala sepeninggalnya sang ibunda, benar-benar mampu menarik minat masyarakat. Ditambah lagu-lagu hasil karya sang Raja Dangdut yang popular pada masanya, album Duka dan Lukaku ini kembali mencetak sukses, seperti album-album Evie Tamala sebelumnya.

Yang patut dibanggakan lagi, album Duka Dan Lukaku ini diproduseri sendiri oleh Evie Tamala dengan Evieta Projectnya. Dan selanjutnya memang Evie Tamala lebih memilih untuk memproduseri album-albumnya sendiri.




Syair Lagu


Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.


Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama

Pandangan matamu tiada mesra lagi. Belaian tanganmu tiada lembut lagi. Kehangatan cinta darimu oh sayang tak lagi kurasa.
Mengapa sikapmu tak seperti dulu. Dinginnya sikapmu oh sedingin salju.
* Apakah ada salahku yang menyakiti hatimu.
Ataukah kau telah jemu dengan kasih dan sayangku. Kalau demikian baik kau lepaskan, akupun tak mau kalau kau paksakan.
Pandangan matamu tiada mesra lagi, belaian tanganmu tiada lembut lagi. Tanpa sepatahpun kata kau ucapkan sebagai alas an. Membuat diriku tak pecaya lagi kepada semua rayu laki-laki.



Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



Teman Biasa, cipt. Rhoma Irama

Keramahanku kepadamu, kebaikanku kepadamu bukan berarti bahwa aku cinta kepadamu, bukan berarati bahwa aku ini kekasihmu.Tapi sikapmu kepadaku seakan aku kekasihmu.
* Sejak aku kenal padamu kau kuanggap teman yang biasa.
Sungguh aku tiada menduga kala engkau menyatakan cinta. Rupanya aku membuat engkau jatuh cinta…
Janganlah lagi kau nyatakan rasa cintamu kepadaku, karena sesungguhnya aku tak menyintaimu. Tak mungkin kupaksakan untuk menyintai kamu.
Mulai sekarang kau anggaplah diriku ini teman saja.



Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Pertemuan, perpisahan slalu datang dan bergantian. Rasa cinta yang membara tiba-tiba pupus musnah. Tangis dan tawa hiasi hidup manusia. Tangis dan tawa menyertai langkah kita.Pertemuan ……
* Bagaimanapun pedih rasa di jiwaj janganlah sampai tertetes air mata.
Walaupun berat beban menghimpit jiwa canda dan tawa tampak dipandang mata.
Walau dalamnya luka dan duka, slalu tampak riang dan gembira.



Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama

Berkerut keningku melihat tanda merah nampak di lehermu nyata bekas kecupan. Kecupan mesra entah dari siapa.
Tanda merah itu oh membakar hatiku, bekas bibir itu membuat ku bertanya apakah engkau menghianati cinta.
* Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.
Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.



Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

( Kalau memang ini keputusan Tuhan aku rela menerimanya. Betapapun harus kurasakan sakit dan pedihnya. Kasih, aku takkan menangis, walaupun harus berakhir dengan perpisahan )
Rasa tak percaya aku mendengarnya, dia putuskan cinta dengan tiba-tiba. Mengapa dia tambah pula dengan menuduhku, khianati cinta dengan perbuatan nista. Rasa tak percaya aku mendengarnya.
*Masih terasa sakit atas putusannya, bertambah pedih dengan semua tuduhannya.
Umpama luka telah tergores di tubuh, disiram pula dengan asam cuka.
Sungguh derita diatas derita, sungguh luka diatas luka.



Lukaku, cipt. Rhoma Irama

Belum kering lukanya hatiku, luka bekas kau sakiti dulu. Tapi kini engkau kembali memohon, megharapkan cintaku.
Sebelum kau kembali padaku, baik puaskan dulu hatimu dari cinta ke lain cinta. Turutkan, puaskanlah hatimu. Nanti baru kau datang padaku…
* Kini carilah olehmu kasih pengganti dirku.
Lalu bandingkan olehmu, cintanya dengan cintaku. Setelah itu kau baru tahu betapa besar cintaku padamu.



Kata Hati, cipt. Evie Tamala

Bukan karena wajah ku menyintaimu, bukan karena harta ku menyayangimu. Karna ketulusanmu yang menyentuh hati, karna kelembutanmu serta kasih sayangmu. Yang membuat ku terharu, sikapmu yang selalu mengerti.
*Gairah hidupku sejak kehadiranmu, tiada lagi malam sepi bisu.
Tak akan tergoyah cintaku kepadamu walaupun musim selalu berganti
Apapun terjadi ku kan di sisimu, apapun terjadi ku kan mendampingimu


Surat Cerai, cipt. Rhoma Irama

Sejak pertengkaran minggu lalu kau tak pernah pulang ke rumah. Tak kusangka kau semarah itu, hingga kau pergi tak kembali.Tak kusangka.
* Sampai di suatu hari kuterima sepucuk surat darimu.
Dengan berdebaran hati kubuka sampul surat kemudian kubaca.
Betapa hancur luluh hatiku setelah aku baca suaratmu.
Rupanya pertengkaran yang lalum embuat perpisahan kita. Surat cerai yang kau kirim itu kuterima tanpa berdaya. Tak berdaya.


Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala

La..la..la..li..la..( 4x )
Teramat indah saat pertama, sebelum takdir memisah kita. Tiada terduga kini berjumpa, setelah lama masa berpisah. Gelora gelora cinta, gelora geloranya asmara. Gelora gelora cinta, kini kembali membara.
*Masa lalu, masa-masa lalu biarkan berlalu.
Mari kita menyatukan hati dengan langkah pasti.
Biarkanlah masa-masa silam, jadikanlah sebagai kenangan.



Srigala Berbulu Domba, cipt. Rhoma Irama

Semua telah kuserahkan padamu wahai kekasih. Banyak sudah yang kukorbankan untukmu wahai kekasih. Setelah kau dapatkan semua dariku, dengan begitu mudahnya aku kau campakkan.
Begitu manis rayuanmu begitu mesra katamu. Sepenuhnya aku percaya tanpa merasa curiga. Kau tutupi sifatmu dengan warna madu. Rupanya engkau srigala yang berbulu domba.
Tertawa puas engkau tertawa, dan bangga setelah memperdaya.
Tetapi ada yang kau lupakan, hukuman dan keadilan tuhan. Tiada dosa bebas tanpa balas.
Sebelum aku memaafkan sebelum kau relakan, kemana langkahmu berjalan pasti dalam ketakutan. Walau dengan siapa kau berumah tangga, tak mungkin engkau bahagia dengan beban dosa.


Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



Kejam, cipt. Rhoma Irama

Sungguh kau suami yang kejam, yang tiada berperasaan. Bila engkau marah aku yang jadi sasaran. Aku kau perlakukan bagai seekor hewan.
Lepaskanlah aku lepaskan, aku tak tahan ku tak tahan.
* Sesuka hatimu engkau menjatuhkan tangan. Jerit tangisku tiada engkau hiraukan.
Kau tahu aku hanya seorang perempuan, cuma menangis takkan bisa melawan. Kejam ho…kejam.
Bila aku salah berkata maka tanganmu yang bicara. Rupanya kau pikir tanpamu aku tak makan, hingga aku kau perlakukan aku seperti hewan.
Lepaskanlah aku lepaskan, aku tak tahan ku tak tahan.


( gambar diambil dari site evitamala.com )
Read More »



Album
Selamat Malam

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Blackboard / PT SSS

Tahun
1995





Daftar lagu

Side A
Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
Sebuah Janji, cipt. Imam S Arifin/Evie Tamala
Potret Tua, cipt. Alik Ababiel
Dia Adalah Dia, cipt. Alik Ababiel
Kesunyian, cipt. Zoel Anggara

Side B
Kelam, cipt. Ukat S
Benang-Benang Cinta, cipt. Latief Khan/ Evie Tamala
Selamat Ulang Tahun, cipt. Eddy Chandra
Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
Sampai Jumpa Lagi, cipt. Dede Paroga/Welly


Album Selamat Malam adalah album pertama yang sukses besar setelah Evie Tamala ’berpisah’ dengan MSC Records. Kehadiran lagu Selamat Malam benar-benar menyita perhatian para penggemar musik dangdut. Bahkan, konon citra musik dangdut menjadi terangkat salah satunya adalah dengan kehadiran lagu Selamat Malam yang begitu indah, dengan penyanyinya yang santun dan jauh dari kesan miring dangdut selama ini.

Tahun 1995 – 1996 adalah tahunnya Selamat Malam. Hal ini tidak berlebihan karena minat masyarakat terhadap lagu Selamat Malam ini memang sangat tinggi. Terbukti pada tahun 1997, album/lagu Selamat Malam mendapat beberapa penghargaan, yaitu;
1. Anugerah PWI 1997 untuk kategori penyanyi rekaman laris/produktif
2. Anugerah Dangdut TPI 1997 untuk kategori Lagu Terbaik
3. Anugerah Dangdut TPI 1997 untuk kategori Lagu Favorit Pilihan Pemirsa
4. Anugerah Dangdut TPI 1997 untuk kategori Penyanyi Dangdut Favorit Wanita Pilihan Pemirsa
( sumber : Evie Tamala )



Syair Lagu


Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



Sebuah Janji , cipt. Imam S Arifin / Evie Tamala

Harus kemana lagi, kini aku mencari. Dirimu yang tlah pergi, hilang tiada berita sampai kini.
Kini tiada lagi keceriaan hati. Sunyi sepi sendiri, tanpa dirimu lagi oh kekasih.
* Tiada kau rasakan semua kerinduan, lama ku tenggelam dalam penantian.
Tidak kah kau tahu derita hatiku. Disetiap waktu kusebut namamu.
Kutanamkan janji dalam hati ini, kau tetap kunanti sampai kau kembali.



Potret Tua, cipt. Alik Ababiel

Kulihat di matamu membasah. Kulihat di hatimu berduka. Kutahu tak pernah kau bahagia, walau kini kau telah bersamanya.
Betapapun derita kubawa, doaku bersamamu selalu.
* Hati yang dulu pilu bagai tersiram haru, disaat kumemandang potret tua berbingkai merah.
Tatap matamu syahdu seakan kau mengadu, betapapun kau jauh tertitip sisa-sisa cinta.
Di potret tua kau tinggalkan


Dia Adalah Dia, cipt. Alik Ababiel

Bunga-bunga tak lagi berseri, kumbang-kumbang tak menari lagi. Burung-burung tak berkicau lagi, seakan-akan turut bersedih.
Sejak kepergian dia, sejak kehilangan dia semua duka karena dia.
*Hari-hari indah tak lagi ceria, muram berduka dalam bayangan.
Nurani sepi penuh kehampaan, baru terasa dia tiada.
Rasa tak berharga rasa tak berarti, bila tanpa dia.


Kesunyian, cipt. Zoel Anggara

Sunyinya malam ini tanpa dirimu kasih, sendiri……….
Andaikan kau di sini menemani diriku, berdua. Bercerita tentang indahnya bulan. Bercerita tentang bintang-bintang. Bercerita dari hati ke hati. Cinta kita berdua. Sunyinya malam ini………
* Mungkinkah dirimu merasakan jua, rinduku padamu, kasihku untukmu sampai kini takan pernah berubah.
Dengarlah suara hati kecil ini, pada angin malam kusampaikan pesan dan harapan bilakah kau kembali.


Kelam, cipt. Ukat S

Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
Mungkin sudah suratan hidupku, sudah suratan nasibku tanpa cinta dan kasih. Langkah apa yang harus kutempuh dalam menyusuri hidupku. Kadang aku bertanya, aku lahir kedunia hanya untuk menanggung derita.
Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
* Sepi, hari-hari kian sepi tiada yang menemani di saat aku begini.
Tuhan, berikanlah rahmatmu di dalam hidup ini.


Benang-Benang Cinta, cipt. Latief Khan/ Evie Tamala

Mau apalagi diriku bila cinta sudah menyatu, biarkan dunia semua tau cintamu cintaku telah terpadu.
Tiada rahasia lagi yang tersimpan di dalam hati. Resah gelisah sirnalah sudah, benang-benang cinta terjalin indah.
* Rindu dihatiku kini tak lagi membeku, semenjak dirimu mengisi hidupku.
Mimpi-mimpi indah kini menjadi nyata, engkau yang kudamba telah bersatu rasa.
Dirimu jadi milikku, akupun jadi milikmu.


Selamat Ulang Tahun, cipt. Eddy Chandra

Bukan intan berlian bukan permata, yang akan kuberikan untuk dirimu. Hanya sebuah lagu yang sederhana, sebagai persembahan ulang tahunmu. Semoga kau terima.
* Dengan lagu ini aku meminta, semoga kau memaafkan salahku yang dulu.
Walau ku tak tahu dimana dirimu, semoga kau dengarkan syair lagu ini.
Kita jadikan masa yang silam sebagai kenangan , engkau dan aku.


Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



Sampai Jumpa Lagi, cipt. Dede Paroga/Welly

Tiba saatnya saat berpisah, setelah lama kita bersama. Seribu kesan akan tersimpan, jadi kenangan tak terlupakan. Tangisan dan tawa pasti slalu ada, jumpa dan berpisah sudah biasa.
* Saat perpisahan tiada kubayangkan. Saat perpisahan tiada kubayangkan, dan tak kuharapkan ada kesedihan.
Kita kan berpisah untuk sementara, esok atau lusa kita jumpa pula.


( gambar diambil dari site evitamala.com )
Read More »



Album
Jogja Priyangan

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Manthou’s

Produksi
Blackboard/PT SSS

Tahun
1994





Daftar lagu

Side A
Jogja Priyangan, cipt. Manthou’s
Ojo Gawe-Gawe, cipt. Manthou’s
Konglomerat, cipt. Manthou’s
Ojo Takon, cipt. Manthou’s
Mengko Dhisik, cipt. Manthou’s

Side B
Klopo Cengkir, cipt. Manthou’s
Jangkrik, cipt. Manthou’s
Transmigrasi, cipt. Manthou’s
Wolak Walik Podho, cipt. Manthou’s
Uthak-Uthak Ugel, cipt. Manthou’s




Album Yogya Priyangan ini adalah album pop jawa kedua Evie Tamala. Album pertamanya ( Kangen ) meraih sukses di pasaran di tahun 1993. Masih di bawah bimbingan Manthou’s, album Yogya Priyangan ini juga meraih sukses di pasaran. Selain lagu Yogya Priyangan ini, lagu Ojo Gawe-Gawe yang dipasang di nomer 2 side A ini juga menjadi hits saat itu.

Album Yogya Priyangan ini adalah album pertama yang diproduksi oleh Blackboard ( PT Suara Sentral Sejati )setelah sebelumnya Evie Tamala bergabung dengan MSC Records.

Ada satu kenangan saya dengan album ini. Waktu album ini keluar, adalah bertepatan dengan resepsi pernikahan kakak saya. Saya masih ingat, sepanjang hari kaset Yogya Priyangan ini diputar tanpa henti. Wal hasil, untuk album Yogya Priyangan ini saya harus beli 2 kali karena kaset yang pertama sudah kusut lantaran saking seringnya di putar.



Syair Lagu


Jogja Priyangan, cipt. Manthou’s

Sepi, sepi rasaning ati. Tengah ndalu ing tanah priyangan. Rinoso sepining atiku iki, bareng adoh soko sliramu.
Lali, lali tan biso lali. Eling-eling mung katon esemmu. Rikolo sliramu nguntabke aku, ono setasiun tugu.
*Ibo endahe, ibo endahe kuto Ngayugjo. Kang bisa gawe kepranan atiku.
Sapunyere, sapunyere paribasane. Peugat simpae patu rai pateupang deui.


Ojo Gawe-Gawe, cipt. Manthou’s

Bola bali dikandani, bola bali wis di aturi. Mas,.kok ora digape. Jare ngono kok malah ngene, jare ngene lah kok malah ngono. Mas, iye karepe.
Aku ngulon sampeyan ngetan, nduwe bojo koyo jethungan.Mas,ora karuan. Mbiyen piye saiki kepiye sampeyan wis ngerti dewe. Mas,.ojo gawe-gawe.
*Saben bengi ditinggal lungo 2x. Aduh Dik, aku dewekan.
Tuku wijen dipangan semut, turu ijen go pakan lemut. Aduh Dik sopo-sopo sing tahan.

Bola bali wis dikandani, bola bali jare wis ngerti. Aduh Mas, jarene ngerti.
Cianjur di Sukabumi, terlanjur jadi penyanyi. Aduh mas jadi penyanyi ( gimana lagi )
( Sabar yo mas, jo kuatir to!. Sabar-sabar, kowe penak. Aku kecut!)
Ayo ayo bebarengan lan ora perlu sujanan, Mas opo gunane.Sing penting podho ngertine, ngelingi kuwajibane ben tentrem rumah tanggane.



Konglomerat, cipt. Manthou’s

Aku tresno kowe tresno kurang opo mas. Aku seneng kowe seneng ra podho-podho. Ora mangan jare ora kroso luwih. Opo mergo Mas entek duite. Yo ra?
Omah gedong omah gubug podho wae. Numpak sedan numpak becak podho penake. Waton setyo mesti bahagia uripe. Yen ra setyo Mas, jewer kupinge.
*Nadyan saiki mlarat modal sepatu bejat, sopo ngerti sesuk dadi konglomerat.
Saikine ngrekoso ngutang kene lan kono, sopo ngerti mbesuk pabrike limo.
Nadyan mung modal dengkul, nadyan mung modal gundul. Kowe nggendong Dik, mengko aku sing mikul.
Sing baku setyo tresno nyuwun mring kang kuoso, lan ikhtiar bebarengan makaryo.


Ojo Takon, cipt. Manthou’s

Ojo takon Mas, opo to sebabe awaku seneng kowe.
Ojo takon Mas, opo alesane mben menit aku kelingan ro kowe.
*Yen dedeg wis cukupan, ora duwur ora cendek ning sedengan.
Yen rupo yo lumayan, yen bondo ra tak leboke etungan.
Durung mudeng, kok mesake.


Mengko Dhisik, cipt. Manthou’s

Mengko dhisik yo mas yo, jo kesusu yo mas yo yen sliramu pengen nglamar aku. Aku durung ngerti lambe atimu. mergo lagi wingi kenal awakmu.
Pancen alus solahmu, gandes luwes dandanmu gawe geter mas jantung atiku. Sing tak sawang yo mas nembe njabane, durung mudeng yo mas piye njerone.
Mbuh ra ruh samengkone, yen Gusti marengake. Rubedo koyo opo wae, mesti dadi jodone.
Mengko dhisik yo mas yo, jo kesusu yo mas yo pikir ndisik mas murih becike . Grusa grusu mas olo mengkone, ben ra getun mas tembe mburine.


Klopo Cengkir, cipt. Manthou’s

Njanur gunung mas, kok dolan mrene. Kadingaren mas, piye kabare. Ngimpi opo sajake bedo karo adate, gawe ati deg-degan ora karuan.
Njanur gunung mas, dolan neng omahku. Kadingaren mas opo ra kleru. Telung taun lawase ora kabare, nanging kabeh sing penting podho warase.
*Klopo cengkir yo mas kok ora digawe tombo. Wong di pikir yo mas kok ora rumongso.
Godong waru yo mas sing ra pati wangi, mung sliramu yo mas sing ta enteni.


Jangkrik, cipt. Manthou’s

Krik jangkrik, jangkrik upo. Sing prihatin sithik penting wis kisenan sego. Krik jangkrik, jangkrik gondeng. Duite setitik wis ora usah ngeceng.
Dho sing trimo jo, ra usah neko-neko. Dho sing sabar jo, tansah karo ndedungo. Kowe temen kekarepan mesti klakon.
Krik jangkrik, jangkrik blumbang. Rejeki setithik ojo mbok ati sumelang. Krik jangkrik, jangkrik sumur. Sing penting mbok trimo kanti ati roso sukur.
Kacang ijo jo enak digawe bubur. Sing prasojo jo urip kang tansah jujur. Ojo anggep jujur iku bakal ajur.


Transmigrasi, cipt. Manthou’s

Ayo konco mudo mudi merdiko, enggal gumrigah lan cancut tali wondo. Makaryo ayo kito makaryo, sayuk saeko proyo rukun amrih sentoso. Mbangun projo lan mbangun negoro.
Pemerintah kang wis sumedyo mbantu. Kanggo kito kang wawasane maju.
*Yo ayo tumandang rame-rame, mumpung gede rembulane mumpung jembar kalangane.Rame-rame yo nyambut gawe.
Transmigrasi gegayuhan kang suci, kanggo mbangun manusia mandiri.
Pulo jowo ibarat kapale tuwo, penumpange yen biso kurangono.


Wolak Walik Podho, cipt. Manthou’s

Mas diwolak walik podho. Batik tulis parang rusak saumpomo. Mas tumrape wanito, yen wis tresno lair batin mesti podho.
Mas sakodi kari loro. Batik plangi batik plangi kidul semarang. Mas kowe jo maido, ra percoyo sing ngantri ra kurang-kurang.
*Pring tumpuk-tumpuk bumbung go wadah legen, legene ojo digawe gulo.
Yen ati mathuk becik aluwung balen, tinimbang neng ati rasane gelo.


Uthak-Uthak Ugel, cipt. Manthou’s

Thak uthak ugel e a e dongengan jaman kuno. Sekotak kari setugel ae ae mbiyen sing akon sopo.
Ning kuning kae opo elae kuning manuke podang. Dipenging wis ora keno jare mandeg lah kok jebul mblandang.
*Wetan gunung kulon gunung ra ono uwote ( uwote, uwote ). Ngetan bingung, ngulon bingung ra ono enteke.
Numpak sepur dik numpak sepur tanpo kondektur ( kondektur, kondektur ). Maju ajur mundur ajur alias kojur.
Omah gendeng mas ta saponane, abot enteng mas lakonono dewe.


( gambar diambil dari site evitamala.com )

Read More »



Album
Kang Mas

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
MSC Records

Tahun
1994




Daftar lagu

Side A
Kang Mas, cipt. Eddy Lestaluhu
Cinta Beriklan, cipt. -
Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala
Boleh-Boleh Saja , cipt. -
Rembulan Malam, cipt. Aziz Thalib

Side B
Panas Telinga, cipt. -
Kambing Hitam, cipt. -
Tolonglah, cipt. -
Gara-Gara Dirimu , cipt. -
Bagai Sembilu, cipt. -


Kesuksesan album Dokter Cinta di tahun 1989 salah satunya dipengaruhi oleh video klipnya yang menghadirkan pelawak Doyok sebagai model yang tampil dengan kocak dan menggelitik. Juga ketika lagu Rambut kembali menghadirkan Doyok sebagai model klip sekaligus ikut menyumbangkan suaranya, maka album Rambut pun meraih sukses di pasaran. Di album Kang Mas inipun, Evie Tamala dipasangkan dengan Doyok dalam lagu dan dalam video klip tentunya. Ada 2 lagu dalam album Kang Mas ini yang melibatkan Doyok, yaitu lagu Kang Mas dan Cinta Beriklan.

Selain lagu Kang Mas, ada satu lagu dalam album ini yang kemudian lebih popular hingga akhirnya dibuatkan album khusus, yaitu Rembulan Malam. Benar, saat pertama mendengar lagu Rembulan Malam, saya langsung tertarik. Saya malah heran, mengapa lagu sebagus itu tidak dijadikan sebagai judul album, tetapi hanya dimasukan dalam album, itupun diletakkan di urutan kelima di side A.

Perkembangan selanjutnya, ternyata bukan hanya saya, lagu Rembulan Malampun banyak diminati para penggemar dang dut hingga akhirnya dikeluarkan album khusus Rembulan Malam.



Syair Lagu


Kang Mas, cipt. Eddy Lestaluhu


Pikir pikir dong sedikit aduh aduh kang mas, masa masa gak ngerti. Pikir pikir dong sedikit aduh aduh du du duh kang Mas, masa masa gak paham.
Apa sih sayang? Halah pura pura. Apa sih apa sih sayang?Lah kok pura pura. Ya ya ya ya ya ha...ha...ha..Jangan bikin kecewa kang mas. Mana mungkin
Pikir pikir dong sedikit aduh aduh aduh kang Mas, masa masa gak paham.
*Siang kang mas kerja malam juga kerja, kapan waktunya untuk saya. Ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha..
Bukan kata sayang bukan lah rayuan, yang kuharapkan perhatian. Ha.. ha.. ha.. ha.. ha.. ha..
Betul juga, betul!Tul tul apanya yang betul, sebulan kang mas tak datang datang untuk saya.


Cinta Beriklan, cipt. -

Biar kamu bikin kejutan, ngebelikan sawah hektaran, takkan mau.
Kumisku? Aduh aduh Mas memang kelimis. Bodiku Aduh aduh Mas memang atletis Bibirku dik? Aduh aduh Mas memanglah manis. Tapi heran kepadamu aku benci ci ci ci cinta…cintamu pakai bumbu-bumbu rayuan gombal. Rayuan pasaran, cinta pasaran.
*Wajah yang kau punya tampan memang tampan, namun sungguh sayang selalu beriklan, ho slalu beriklan.
Jadi tunggu dulu jangan ganggu aku, biar mobil sedan kau buat pancingan. Biar penampilanmu seperti bintang film, aduh duh duh duh jangan ge-er dulu.


Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala

La..la..la..li..la..( 4x )
Teramat indah saat pertama, sebelum takdir memisah kita. Tiada terduga kini berjumpa, setelah lama masa berpisah. Gelora gelora cinta, gelora geloranya asmara. Gelora gelora cinta, kini kembali membara.
*Masa lalu, masa-masa lalu biarkan berlalu.
Mari kita menyatukan hati dengan langkah pasti.
Biarkanlah masa-masa silam, jadikanlah sebagai kenangan.



Boleh-Boleh Saja , cipt. -

Boleh-boleh saja kalau kau naksir padanya. Boleh boleh saja kalau kau suka padanya. Bagiku terserah dirimu kau mau pilih yang mana. Kepadaku engkau bilang cinta, kepadanya engkau bilang sayang. Aku tak mau cinta terbagi, lebih baik kini engkau pilih.
*Cari cinta suci memang susah-susah gampang, bila aku tak mau dia yang ngejar terus.
Cari cinta suci memang susah-susah gampang, bila aku serius dia yang makan hati.
Aku bingung jadi bingung, karena aku tertipu, kurus kering karena cinta.


Rembulan Malam, cipt. Aziz Thalib

Dirimu bagaikan rembulan di malam yang sepi, purnama bersinar menerangi hati. Aku damba engaku bersemayam di hati, walau dalam mimpi. Tetapi mungkinkah rembulan malam berpijak di bumi berdebu.
*Sungguh diriku tak kuasa menahan gejolak dihatiku, yang semakin lama semakin menjadi .
Begitu ingin kusampaikan rasa cinta ini yang mendalam, tetapi tak mampu bibirku berkata.
Mengharap kasih yang tak sampai



Panas Telinga, cipt. -

Panas telingaku ini mendengar sindiran tetangga. Ha……pagi sore malam hari, lagi-lagi kamu lagi punya cinta lain lagi. Taruh di mana mukaku ini, orang membicarakan kau dengannya.
Panas telingaku ini mendengar sindiran tetangga….
*Apakah belum cukup cinta yang kuberikan sayang. Hingga engkau sengaja cari cinta di luar Ho….
Apakah belum cukup semua yang kulakukan sayang. Hingga engkau berpaling cari cinta yang lain. Ho….
Kalau cuma sakit hati dapat terobati, tetapi sindiran malu…….


Kambing Hitam, cipt. -

Mengapa karna curiga aku yang engkau kambing hitamkan
Mengapa teganya mengapa kau tega. Kau fitnah diriku, kau jadikan aku kambing hitammu. Bukankah dia sahabat karibmu, teman semakan teman seminuman.
Pahit aku telan manis kau rasakan. Kau tuduh diriku berbuat yang nista dengan dirinya. Ho……..
*Seandainya aku melakukan itu, aku kan rela syurga jauh dariku.
Bila kau tak cukup bukti dan faktamu, jangan terlalu menghakimi diriku.
Kalau kau lelaki tanya dia, jangan hanya aku yang kau siksa


Tolonglah, cipt. -

Tolonglah, jangan dong. Jangan kau menyatakan cinta. Karena sesungguhnya aku tak menyintamu, tak mungkin ku paksakan ho..perasaanku. Tolonglah, tolonglah…
*Sejak dahulu aku mengenalmu, sejak itu kau kuanggap teman yang biasa.
Sungguh tiada pernah ku menduga, kalau tiba-tiba kau nyatakan cinta.
Janganlah lagi kau nyatakan cinta, karena tidak semudah dengan mengatakannya.


Gara-Gara Dirimu , cipt. -

-


Bagai Sembilu, cipt. -

Sumpah dan janji yang kau ucapkan, ternyata hanya sebagai hiasan. Kau bisikkan cinta bagai angin surga, ternyata semua dusta belaka.
Cincin yang kau berikan padaku, ternyata hanya tipu dayamu. Sebagai tanda tulusnya cintamu, namun ternyata duri cintamu. Sakitnya bagai sembilu menggores kalbu.
Cincin yang kau berikan padaku, ternyata hanya tipu dayamu.
*Andaikan ku tahu dimana kini kau ada, ingin aku kirimkan cincin di jari manisku padamu.
Agar engkau tahu jerit dan tangis batinku, karena hati kecilku tak pernah dusta seperti bibirmu yang dapat menjerit bila tubuh terasa sakit


( gambar diambil dari site evitamala.com )
Read More »

 

Recent Posts

Blog Archive

Who is Evieter?

Evieta Lovers

Nada-nada Cinta

Mari dukung Evie Tamala untuk terus berkaya dengan hanya membeli kaset / cd / vcd dan atau dvd yang asli, bukan yang bajakan. Evieter